Harga Tembakau Anjlok, Dispertahortbun Sumenep Turun Pantau Gudang

- Redaksi

Sabtu, 14 September 2019 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arif Firmanto, Kepala Dispertahortbun Sumenep memimpin sidak ke gudang tembakau. (dik/ SJ foto)

Arif Firmanto, Kepala Dispertahortbun Sumenep memimpin sidak ke gudang tembakau. (dik/ SJ foto)

SUMENEP, seputarjatim.com Kesulitan yang dialami petani dalam memasarkan hasil panen tembakau mulai menjadi perhatian Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Kabupaten Sumenep. Saat ini berbagai upaya terus dilakukan untuk membuka jalan bagi petani menjual panen mereka. Arif Firmanto, Kepala Dispertahortbun Sumenep mengaku telah berkomunikasi dengan kalangan gudang dan pabrikan di Sumenep dan Pamekasan. Selain itu, menurut Arif pihaknya juga membantu petani dalam pembuatan surat permohonan penyerapan tembakau yang ditujukan kepada gudang.

“Karena gudang di Sumenep terbatas, kita cari solusi agar petani tetap bisa menjual tembakau mereka ke gudang tembakau di Pamekasan. Kita buatkan suratnya, alhamdulillah manjur dan gudang langsung membeli,” terang Arif Firmanto, saat ditemui wartawan.

Baca Juga :  Keripik Singkong, Sumber Ekonomi Warga Manding
Dispertahortbun Sumenep terus berkomunikasi terhadap gudang untuk menyerap hasil panen tembakau petani. (dik/ SJ foto)

Saat ini menurut Arif, Dispertahortbun Sumenep juga tengah menggagas pembuatan Tim Gugus Pertembakauan, yang menjadi turunan Peraturan Daerah tentang jual beli tembakau. “Setelah kita riset, di wilayah Temanggung ada yang membentuk semacam ini. Kita memandang itu penting, agar tata kelola niaga tembakau di Sumenep bisa lebih bagus. Ini juga untuk melindungi nasib petani kita,” imbuhnya.

Monitoring jual beli tembakau yang berlangsung di Kabupaten Sumenep menurut Arif akan dilakukan secara berkala. Pihaknya juga membuka ruang komunikasi bagi petani yang kesulitan dalam memasarkan hasil panen mereka.

Baca Juga :  Blangko E-KTP Kosong, Dispendukcapil Bangkalan Terbitkan Suket

Sebelumnya keluhan sulitnya menjual panen tembakau terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Sumenep. Selain harga yang merosot, petani juga keluhkan minimnya gudang tembakau yang melakukan pembelian. Tutupnya gudang pembelian tembakau ini juga menjadi salah satu faktor anjloknya harga tembakau di pasaran. Mamat Sa’ie, petani tembakau asal Desa Lebeng Barat, Pasongsongan mengaku heran dengan tren anjloknya harga tembakau di musim tanam tahun ini.

“Pasongsongan ini tanah terbaiknya tembakau di Sumenep. Tapi harga tembakau kami saat dijual hanya dipatok Rp 40 ribu per kilonya. Kalau gini terus kami ya rugi,” keluhnya. (dik/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG
MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor
Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik Lima Komisioner KI Sumenep Periode 2025–2029
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan
Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:12 WIB

MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:00 WIB

Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:22 WIB

Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam

Berita Terbaru