Jadi Ancaman Bersama, Bupati Sumenep Siap Tutup Ruang dan Akses Pelaku Judi Online

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 12:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

VIDEOTRON: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo saat memberikan sambutan secara virtual pada acara Deklarasi Gerakan Bahaya Judi Online di Aula Kominfo Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

VIDEOTRON: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo saat memberikan sambutan secara virtual pada acara Deklarasi Gerakan Bahaya Judi Online di Aula Kominfo Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Kepolisian Resor (Polres) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar Deklarasi dan Sosialisasi Pencegahan Judi Online (Judol).

Kegiatan dengan bertema “Mari Wujudkan Digital Sehat Tanpa Judi Online” digelar di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep.

Kegiatan diikuti oleh unsur OPD, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan insan media itu, juga digelar serentak di seluruh Jawa Timur, melalui siaran luring dan daring (Zoom Meeting).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, apresiasi dan dukungan penuh terhadap gerakan bersama tersebut.

Menurutnya, judi online adalah ancaman nyata yang harus diperangi karena telah merusak sendi kehidupan masyarakat, bahkan menjangkiti generasi muda.

“Kami sangat mendukung langkah ini. Mari bersama-sama menutup ruang dan akses bagi pelaku judi online. Kabupaten Sumenep harus bersih, sehat, dan bebas dari praktik judi yang merusak moral dan ekonomi rakyat,” ucap dalam sambutan virtualnya, Kamis (23/10/2025).

Baca Juga :  HSN 2025, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Jadi Pelaku Perubahan Global

Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga masyarakat agar tidak terjebak dalam jebakan digital yang merugikan.

Pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh agama, dan masyarakat harus bersatu dalam misi yang sama.

Tak hanya itu, dukungan juga datang dari Kepala Diskominfo Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, dan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, Meutya Hafid, yang hadir secara virtual.

Komdigi RI itu menilai langkah Sumenep sejalan dengan upaya nasional memerangi praktik judi online yang kian masif dan menyengsarakan masyarakat.

“Korban judi online bukan hanya kehilangan harta, tapi juga martabat dan masa depan. Literasi digital harus terus digencarkan agar masyarakat tidak mudah terjebak,” tegas Meutya Hafid.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi daerah untuk memperkuat edukasi digital dan mempersempit ruang gerak jaringan judi online yang kini menyusup melalui media sosial dan aplikasi game.

Deklarasi yang digelar serentak di Jawa Timur ini diharapkan menjadi momentum memperkuat gerakan digital sehat di tingkat daerah.

Ia pun berkomitmen untuk terus mendorong sosialisasi bahaya judi online hingga ke sekolah-sekolah dan lembaga masyarakat.

Baca Juga :  Said Abdullah Akui Ratusan Pesantren di Indonesia Jadi Motor Ekonomi Kreatif

“Ini bukan sekadar seremoni, tapi gerakan moral yang harus menjadi budaya digital kita,” pungkasnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengunjung Mr. Ball Positif Narkoba, PCNU dan Kiai Desak Pemkab Sumenep Tutup THM
Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:31 WIB

Pengunjung Mr. Ball Positif Narkoba, PCNU dan Kiai Desak Pemkab Sumenep Tutup THM

Senin, 2 November 2026 - 13:01 WIB

Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Berita Terbaru

ILUSTRASI: H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma, keduanya merupakan mantan Ketua DPRD Kabupaten Sumenep (Foto Istimewa)

Opini Publik

Sumenep Butuh Sosok H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma

Kamis, 5 Nov 2026 - 15:58 WIB