HSN 2025, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Jadi Pelaku Perubahan Global

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 18:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

KOMPAK: Moment Foto usai menggelar upacara Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Halaman Pemkab Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

KOMPAK: Moment Foto usai menggelar upacara Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Halaman Pemkab Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025.

Upacara yang berlangsung Khidmad dan sarat makna itu diikuti oleh Wakil Bupati Imam Hasyim, Plt. Sekdakab Syahwan Efendi, para asisten, pimpinan OPD, camat, hingga seluruh ASN di lingkungan Pemkab Sumenep.

Suasana terasa khusyuk ketika ratusan peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Santri Nasional sebagai bentuk penghormatan kepada perjuangan para santri dalam menjaga keutuhan NKRI.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, santri masa kini tak boleh hanya berdiam di ruang pengajian, tetapi harus tampil sebagai pelaku perubahan global dengan berpegang teguh pada nilai keislaman dan kebangsaan.

“Santri tidak hanya dituntut menjadi pribadi yang taat beragama, tapi juga harus berperan dalam membangun peradaban dunia yang damai, adil, dan berkeadilan sosial,” tegasnya, di halaman Kantor Pemkab Sumenep, Rabu (22/10/2025).

Baca Juga :  DPRD Sahkan APBD Sumenep 2026, Fokus Keseimbangan Fiskal, Layanan Publik dan Ekonomi Lokal

Menurunya, peran santri tidak lagi sebatas di bilik pesantren. Mereka harus siap bersaing di bidang pendidikan, ekonomi, teknologi, sosial, hingga politik.

“Santri harus jadi pembeda. Mereka harus membawa nilai Islam rahmatan lil ‘alamin ke dalam kehidupan global,” ujarnya.

Pernyataan itu bukan sekadar seruan moral. Pemerintah Kabupaten Sumenep kini tengah memperkuat fondasi pesantren agar menjadi pusat lahirnya generasi unggul, berakhlak, berilmu, dan berdaya saing tinggi.

Lanjut ia menegaskan, pemerintah daerah terus menyalurkan berbagai program strategis bagi dunia pesantren. Mulai dari bantuan operasional dan pemberdayaan kelembagaan, beasiswa santri berprestasi, hingga pelatihan kewirausahaan dan digitalisasi pesantren.

“Pesantren di Sumenep harus mampu mandiri, menjadi pusat pengembangan ekonomi umat, dan mencetak santri yang siap menghadapi tuntutan zaman,” bebernya.

Tak hanya itu, kolaborasi antara pesantren dengan dunia usaha dan industri terus diperluas untuk membuka akses lapangan kerja bagi para alumni santri.

Ia pun menutup sambutannya dengan penegasan, pesantren bukan hanya lembaga pendidikan, tapi juga benteng moral bangsa.

Baca Juga :  Tunggu Hasil Audit, Kejari Sumenep Bakal Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Logistik Pemilu 2024

“Pesantren adalah bagian dari sejarah dan budaya masyarakat Sumenep. Pemerintah akan terus hadir untuk memastikan pesantren tumbuh sejalan dengan kemajuan zaman tanpa kehilangan jati dirinya,” pungkasnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar
Disperkimhub Sumenep Terapkan Tarif Parkir Nonberlangganan bagi Kendaraan Pelat Luar
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Berita Terbaru