Jumlah Toko Kelontong Madura di Kota Malang Terus Meningkat Setiap Tahunnya hingga Capai Ratusan

- Redaksi

Rabu, 12 Februari 2025 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUKA 24 JAM: Suasana Toko Kelontong Madura di Kota Malang, saat ada pembeli yang mengendarai sepeda motor (Mufti Che - Seputar Jatim)

BUKA 24 JAM: Suasana Toko Kelontong Madura di Kota Malang, saat ada pembeli yang mengendarai sepeda motor (Mufti Che - Seputar Jatim)

MALANG, Seputar Jatim – Keberadaan Toko Kelontong Madura atau Warung Madura, semakin menjamur di berbagai kecamatan khususnya di Kota Malang, Jawa Timur.

Diketahui, toko kelontong ini memainkan peran krusial dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat, sehingga mampu menciptakan lapangan pekerjaan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui transaksi yang berkelanjutan, serta memperkuat hubungan antara pengusaha dan konsumen.

Salah satu pemilik Toko Kelontong Madura yang telah lama beroperasi di Kota Malang, Molyadi menyampaikan, bahwa Toko Kelontong Madura memliki perbedaan dengan toko lokal.

Baca Juga :  Dianggap Tak Efektif, GPPD Malang Minta Pemdes Talangsuko Transparan Kelola DD

Hal ini, kata dia, selain beroperasi selama 24 jam, juga bisa dilihat dari tataletak barang, mulai dari jajanan yang tersusun rapi hingga rak yang di dalam toko serta etalase dengan ciri khas tersendiri dan tentunya menjual bensin eceran.

Ia pun mengaku, perkembangan Warung Madura bukan sekadar ekspansi bisnis, tetapi juga mencerminkan semangat kewirausahaan bagi Masyarakat Madura yang dikenal ulet dan gigih dalam berdagang.

Maka dari itu, Molyadi, tak heran jika keberadaan Toko Kelontong Madura di Kota Malang, terus mengalami peningkatan setiap tahunnya hingga 2025 saat ini.

“Jumlah toko kelontong Madura terus bertambah setiap tahunnya,” ucapnya, kepada wartawan saat ditemui di Kota Malang, Rabu (12/2/2025).

“Banyak saudara dan kenalan dari Madura yang datang ke sini untuk berdagang, karena Kota Malang memiliki pasar yang potensial bagi usaha ini,” sambungnya.

Menurutnya, bahwa Toko Kelontong Madura memiliki strategi tersendiri dalam mempertahankan pelanggan, termasuk dengan harga yang lebih kompetitif dan layanan yang lebih personal dibandingkan minimarket modern.

Lebih lanjut ia menambahkan, bahwa jumlah Toko Kelontong Madura, untuk lima kecamatan di Kota Malang, sudah mencapai ratusan warung.

Baca Juga :  Gandeng Universitas Brawijaya Malang, Bappeda Sumenep Siap Tuntaskan Kemiskinan

“Kurang lebih ada 466 unit, di Kecamatan Klojen 95 toko, Blimbing 86 toko, Kedungkandang 70 toko, Lowokwaru 125 toko, dan Sukun 90 toko tapi bisa saja berkurang karena ada yang baru buka dan tutup juga,” pungkasnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenag RI Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2025
Pemerintah dan NU Kompak Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026
Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan selama 2 Jam Lebih
SPPG Bermasalah Diancam Ditutup Total, Pemerintah Tak Ingin Program MBG Dikelola Asal-asalan
Rakernas III Resmi Ditutup, IWO Mantapkan Peran sebagai Penjaga Moral Informasi Bangsa di Era Digital
PP IWO Minta Media Online Tetap Berpegang Teguh pada Prinsip Kode Etik Jurnalistik di Tengah Arus Disrupsi Digital
Said Abdullah Akui Ratusan Pesantren di Indonesia Jadi Motor Ekonomi Kreatif
Said Abdullah Sebut Pertahanan Semesta Bukan Hanya TNI dan Polri, Tapi Seluruh Elemen Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 02:06 WIB

Kemenag RI Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2025

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:32 WIB

Pemerintah dan NU Kompak Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:08 WIB

Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan selama 2 Jam Lebih

Kamis, 25 Desember 2025 - 19:43 WIB

SPPG Bermasalah Diancam Ditutup Total, Pemerintah Tak Ingin Program MBG Dikelola Asal-asalan

Kamis, 30 Oktober 2025 - 07:40 WIB

Rakernas III Resmi Ditutup, IWO Mantapkan Peran sebagai Penjaga Moral Informasi Bangsa di Era Digital

Berita Terbaru

BERDINAS: Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, saat diwawancarai (SandiGT - Seputar Jatim)

Pemerintahan

DKPP Sumenep Kucurkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan Tahun 2026

Senin, 23 Feb 2026 - 11:22 WIB