Kades Baru di Matanair Resmi Dilantik, Bupati Sumenep Minta Jadi Pelayan yang Baik untuk Masyarakat

- Redaksi

Rabu, 28 Februari 2024 - 01:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, resmi melantik Kepala Desa (Kades) Matanair, Kecamatan Rubaru, Ahmad Rasidi

Bupati Sumenep, resmi melantik Kepala Desa (Kades) Matanair, Kecamatan Rubaru, Ahmad Rasidi

SUMENEP, SEPUTARJATIM – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi melantik Kepala Desa (Kades) Matanair, Kecamatan Rubaru, yaitu Ahmad Rasidi.

Diketahui, prosesi pelantikan tersebut, berlangsung di Ruang Rapat Graha Aryawiraraja, Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Pelantikan tersebut, mengacu terhadap Surat Keputusan (SK) Bupati Sumenep, tahun 2024, tentang perubahan kedua atas SK Bupati Sumenep, tahun 2019, tentang pengesahan dan pengangkatan Kades terpilih.

Baca Juga :  Ramai Dugaan Jual Beli Suara Caleg di Sumenep, PPK Rubaru dan Pasongsongan Buka Suara, PPK Ambunten Tak Beri Jawaban

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep Anwar Syahroni Yusuf mengatakan, masa jabatan Rasidi sebagai Kades Matanair terhitung sejak pelantikan dilakukan. Sedangkan, masa akhir jabatannya berakhir pada 30 Desember 2025.

“Keputusan ini, berlaku mulai tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Sumenep, pada tanggal 26 Februari 2024,” katanya, Selasa (27/2/2024).

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, Kades Matanair yang baru saja dilantik harus mengoptimalkan kinerja pemerintahan desa ke depan.

Lanjut orang nomor satu di Kota Keris itu meminta, agar Kades Rasidi secepatnya melakukan konsolidasi dengan semua perangkat desa setempat.

“Tujuannya, untuk menjalankan roda pemerintahan di Desa Matanair,” pintanya.

Baca Juga :  Capai Skor PPH 2023, DKPP Sumenep Terima Penghargaan dari Badan Pangan Nasional RI

Selain itu, ia juga mengingatkan supaya kades yang baru dilantik dapat menjalankan kinerja pemerintahannya menyesuaikan dengan sistem pemerintahan yang sudah berlangsung selama ini. Sehingga, situasi dan kondisi di desa tetap kondusif.

“Kepala Desa harus siap bekerjasama di balai desanya,” harapnya.

Lanjut dia menjelaskan, dalam hal memberikan kebijakan atau menjalankan roda pemerintahan secara umum di desa, kades harus mengutamakan musyawarah, yaitu dengan melibatkan berbagai pihak.

“Ada aturan yang harus benar-benar dibaca dan dikomunikasikan untuk mengambil langkah-langkah kebijakan,” jelasnya.

Untuk itu, pemerintah desa harus melakukan koordinasi dan komunikasi secara konsisten dengan pemerintah kecamatan. Termasuk juga, berkoordinasi dengan DPMD di tingkat pemerintah kabupaten.

“Supaya, roda pemerintahan di Desa Matanair, saat mengambil kebijakan tidak melanggar aturan,” tandasnya.

Selain itu, ia menekankan, pentingnya kerjasama antara pemerintah desa, pemerintah kabupaten, dan dalam upaya membangun desa yang lebih baik.

“Dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan bekerja sama demi kemajuan Desa Matanair Rubaru ke depan,” tuturnya.

Baca Juga :  Pesta Demokrasi di Dapil 4 Sumenep, Tercium Aroma Dugaan Praktek Jual Beli Suara

Lebih jauh Fuazi menambahkan, bahwa proses pelantikan Kades Matanair mengalami perjalanan panjang. Karena, sempat terjadi persoalan yang selama ini terus dilakukan komunikasi secara intensif.

“Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan. Yaitu terkait kondusifitas dan waktu. Sehingga, semua pihak menjaga segala sesuatunya menjadi lebih baik,” pungkasnya, (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG
MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor
Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik Lima Komisioner KI Sumenep Periode 2025–2029
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan
Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:12 WIB

MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:00 WIB

Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:22 WIB

Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam

Berita Terbaru