Keluarga Korban Kanjuruhan menghormati Putusan Hakim, Tak Ingin Larut Dalam Kesedihan

- Redaksi

Jumat, 10 Maret 2023 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, Seputarjatim.com – Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang yang menggelar pertandingan sepakbola antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya, masih meninggalkan luka yang mendalam, khususnya bagi pihak keluarga korban meninggal dunia.

Saat ini masih ada terdakwa yang masih menjalani persidangan. Namun tidak sedikit pihak keluarga korban yang menaruh harapan besar kepada majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya untuk memeriksa dan memutus perkara ini secara adil.

Adalah Astri Puji Rahayu, salah satu keluarga korban meninggal dunia yang masih percaya ada keadilan dibalik peristiwa ini.

Ibu kandung almarhumah Salsa Yonas Oktavian salah satu korban meninggal dunia tragedi Stadion Kanjuruhan ini mengatakan, semua pihak harus turut menghormati proses persidangan dan putusan hakim

Baca Juga :  Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach Resmi Dicopot dari Fraksi Partai Nasdem

“Saya juga menghimbau, kepada seluruh pihak untuk menghindari sikap yang bisa memicu kegaduhan,” kata Astri Puji.

Astri juga mengimbau kepada semua pihak untuk dapat mengikuti proses hukumnya yang dilaksanakan di PN Surabaya.

“Kita ikuti saja proses hukumnya. Apapun (nantinya) putusan majelis hakim kepada para terdakwa, harus kita hormati,” ungkap Astri Puji.

Tidak perlu kita membuat respon jelek, lanjut Astri, yang bisa memancing apalagi sampai membuat gaduh.

Astri berharap hakim dalam perkara kasus tragedi Kanjuruhan akan bisa memberikan rasa keadilan bagi para korban atau keluarga korban Kanjuruhan.

“Saya pribadi sangat berharap, majelis hakim PN Surabaya yang memeriksa dan memutus perkara kasus kanjuruhan ini bisa memberikan rasa keadilan dalam putusannya, khususnya bagi para korban,” jelas Astri.

Baca Juga :  Ganjar Creasi Gelar Pelatihan Membuat Topi di Sidoarjo

Selain itu Astri ingin tragedi Stadion Kanjuruhan dapat memberikan hikmah serta pelajaran bagi semua pihak, sehingga kejadian tersebut tidak terulang kembali dan sepakbola di Indonesia bisa menjadi lebih baik.

“Harapan saya, semoga semua bisa belajar dari kasus ini. Jangan sampai terulang lagi, dan kedepannya menjadi lebih baik lagi,” paparnya.

Astri tidak menampik, hingga saat ini luka mendalam masih ia rasakan. Menurut Astri, kehilangan seorang putri akibat tragedi di Stadion Kanjuruhan itu benar-benar membuatnya sangat kehilangan.
Meski demikian, Astri mencoba untuk tetap tabah, menerima kepergian anak kesayangannya itu dengan ikhlas. (met/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026
Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW
BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL
Kemenag RI Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2025
Pemerintah dan NU Kompak Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026
Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan selama 2 Jam Lebih
SPPG Bermasalah Diancam Ditutup Total, Pemerintah Tak Ingin Program MBG Dikelola Asal-asalan
Rakernas III Resmi Ditutup, IWO Mantapkan Peran sebagai Penjaga Moral Informasi Bangsa di Era Digital

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:58 WIB

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:06 WIB

Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:48 WIB

BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL

Rabu, 18 Februari 2026 - 02:06 WIB

Kemenag RI Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2025

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:32 WIB

Pemerintah dan NU Kompak Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026

Berita Terbaru