Kepsek SMAN 1 Kalianget Akui Tahan Ijazah Siswa

- Redaksi

Kamis, 27 Juli 2023 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Kasek SMAN 1 Kalianget saat berbincang dengan awak media

Foto:Kasek SMAN 1 Kalianget saat berbincang dengan awak media

SUMENEP, seputarjatim.com-Kepala Sekolah SMAN 1 Kalianget, Sumenep, Madura, Moh. Sadik mengakui bahwa pihak sekolah menahan ijazah siswa lantaran adanya tunggakan di sekolah yang belum terselesaikan dari tahun 2020.

Hal tersebut di jelaskan langsung oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Kalianget saat menemui beberapa awak media. menurutnya, tunggakan yang dimaksud tersebut salah satunya yakni terkait masalah tunggakan bulanan yaitu SPP.

“Tanggungan itu terkait dengan kebutuhan siswa, kalau tidak salah terkait masalah SPP dan tanggungan-tanggungan lain biasanya, mungkin uang buku belum lunas,” jelasnya.

Namun terkait permasalahan tersebut, Moh. Sadik mengaku akan memberikan ijazah tersebut secara cuma-cuma dan info tersebut sudah disampaikan baik melalui dewan guru maupun siswa.

Baca Juga :  Sambut HUT RI Ke- 78, PPBI Ranting Manding Gelar Kontes Bonsai

“Tolong kalau ada anak-anak yang mau ngambil ijazah diberikan saja, soal tanggungannya biar dicatat saja, kalau dikasih alhamdulilah, gak dikasih pun gak apa-apa,” terangnya sambil senyum-senyum. Kamis (27-07-2023).

Ditempat terpisah, menurut Bambang rentan waktu dari tahun 2020 sampai 2023 ini bukan waktu yang sebentar, kalau memang benar pihak sekolah sudah menginformasikan akan memberikan ijazah tersebut meskipun tidak membayar tunggakan pastinya ijazah tersebut sudah di ambil semuanya, faktanya sampai saat masih ada ijazah yang ditahan oleh pihak sekolah.

Baca Juga :  Proyek TPT Disinyalir Dikerjakan Asal-asalan, MP3.S Angkat Bicara

“Bayangkan saja apa jadinya siswa yang ditahan ijazahnya tersebut, bisa dipastikan siswa tersebut tidak bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi bahkan tidak bisa bekerja,” ucapnya sambil geleng-geleng kepala.

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Ketua LPKP2HI ( Lembaga Pengawas Korupsi dan Pemantau Penegak Hukum Indonesia ) Sumenep ini, dengan menahan ijazah siswa sama halnya dengan membunuh masa depan generasi bangsa.

“Ini permasalahan serius dan akan saya kawal terus, kalau perlu saya akan membuat pengaduan resmi ke Ombudsman RI,” ancam Bambang. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ambil Batu, Sopir Pick Up di Pragaan Tewas Usai Kendaraan Terjun ke Jurang
Ratusan Peserta Hadiri Sosialisasi Empat Pilar, Generasi Muda Diminta Bijak Bermedia
Penguatan Empat Pilar Kebangsaan, Said Abdullah Ajak Perempuan Jadi Agen Persatuan
Proyek Gedung Bawang Rp1 Miliar, Perencanaan DKPP Sumenep Tuai Kritik
Polemik Desa Meddelan Melebar, Camat Lenteng Didesak Tak Tutup Mata
Gerimis Tak Surutkan Semangat, Ratusan Peserta Meriahkan JJS SMSI Sumenep di Momentum HPN 2026
HUT ke 3, KanalNews.id Gelar JJS Bersama Bupati Sumenep di Wisata Sombher Rajeh
Jelang HPN 2026, SMSI Sumenep Ajak Masyarakat JJS dan Cek Kesehatan Gratis di Taman Adipura

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:07 WIB

Ambil Batu, Sopir Pick Up di Pragaan Tewas Usai Kendaraan Terjun ke Jurang

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:02 WIB

Ratusan Peserta Hadiri Sosialisasi Empat Pilar, Generasi Muda Diminta Bijak Bermedia

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:21 WIB

Penguatan Empat Pilar Kebangsaan, Said Abdullah Ajak Perempuan Jadi Agen Persatuan

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:00 WIB

Proyek Gedung Bawang Rp1 Miliar, Perencanaan DKPP Sumenep Tuai Kritik

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:23 WIB

Polemik Desa Meddelan Melebar, Camat Lenteng Didesak Tak Tutup Mata

Berita Terbaru