Lima wartawan dikeroyok belasan preman terkait penyegelan RHU

- Redaksi

Jumat, 20 Januari 2023 - 22:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Wartawan korban pemukulan anggota Ormas di Surabaya melapor ke SPKT Polrestabes Surabaya. (Foto: Heri Wicaksono)

Wartawan korban pemukulan anggota Ormas di Surabaya melapor ke SPKT Polrestabes Surabaya. (Foto: Heri Wicaksono)

SURABAYA, seputarjatim.com- Aksi premanisme terhadap profesi jurnalis di Surabaya kembali terjadi dan dilakukan oleh terduga anggora ormas. Korban pengeroyokan yakni 5 wartawan yang akan melakukan peliputan terkait penyegelan RHU (Rumah Hiburan Usaha) di Jalan Simpang Dukuh, Kota Surabaya, Jumat siang, (20/01/2023).

Lima orang wartawan itu adalah Firman dari Inews, Anggadia dari beritajatim.com, Rofik dari LensaIndonesia, Ali Fotografer Inews dan Didik Fotografer Antara.

Salah satu korban, Rofik mengatakan kejadian itu bermula saat ada seorang perempuan yang tidak diketahui identitasnya meminta Rofik untuk naik ke lantai lima. Perempuan itu berbicara dengan nada tinggi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Diminta naik dipanggil Wahyu, gak tahu Wahyu Siapa, dia ngomong dengan nada tinggi dan merendahkan,” ujar dia.

Karena tidak merasa ada hubungan dengan seseorang bernama Wahyu, Rofiq menolak. Ia hanya ingin mewawancarai dinas terkait, soal penyegelan diskotik.

Baca Juga :  Soal Sipir Arogan, Kalapas Pamekasan: Bawa Buktinya, Saya Tindak!

Ketika berada di Loby gedung, ia dihampiri oleh beberapa orang yang tidak dikenal. Rofik mengenal dari mereka adalah anggota Ormas.

“Salah satu pernah ada yang menelepon saya kalau dia itu Ormas, pernah bertemu dengan saya, tiga orang turun, lima orang turun sampai beberapa orang,” kata dia

Karena tidak mau meladeni mereka, Rofik pergi ke sebuah warung. Tiba-tiba perempuan yang meminta Rofik naik ke lantai lima, datang kembali dan bicara dengan nada tinggi serta memutar balikkan fakta.

“Orang-orang yang dari loby tadi datang, ada lebih dari sepuluh orang, setelah sempat berargumentasi, ada yang mengaku suaminya perempuan itu, lalu, belasan pria berbaju preman itu pun memukul saya,” katanya.

Rofik mengalami pemukulan di bagian kepala sebelah telinga, rahang, bahu, sikut dan rusuk berkali kali. Bahkan dirinya juga sempat dipukul kursi. “Yang sakit itu di kuping,” ucapnya

Baca Juga :  Polres Gresik Ungkap Peredaran Narkoba Berkedok Jual Barang Farmasi

Aksi pengeroyokan ini sempat didokumentasikan Fotografer Antara, Didik yang juga ada di TKP. Namun, para pelaku menghalangi Didik.

“Mas Didik sempat dipukul helem,” kata dia.

Beberapa saat kemudian, wartawan lain, Angga, Firman dan Ali pun datang untuk membantu melerai aksi tersebut. Namun, mereka turut menjadi korban pemukulan.

“Mereka melerai, tapi saya lihat ada yang kena pukul,” tuturnya.

Mereka pun meminta lima wartawan ini untuk pergi. Sayangnya, mereka menahan dua motor dari lima jurnalis ini.

Atas kejadian ini, lima wartawan ini pun melaporkan ke SPKT Polrestabes Surabaya. “Kalau diperlukan visum saya akan visum,” pungkasnya.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana membenarkan kabar pelaporan tersebut. Mereka telah didampingi oleh Resmob.

“Nah ini kan tadi mereka menginformasikan, sedang laporan di Polrestabes saya minta didampingi Resmob,” kata dia. (her/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polresta Sumenep Pulangkan 3 Tersangka Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong, Pelapor Tak Pernah Cabut Laporan
Terbaru! Perkara Pencurian Kayu di Nonggunong Dicabut, Tiga Tersangka Dipulangkan
Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Belum P21, Tiga Tersangka Masih dalam Penahanan Polresta Sumenep
Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali
Dalih Pinjam Colokan, Pria di Kangean Diduga Perkosa Perempuan di Kamar
3 Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Resmi Ditahan Polresta Sumenep
Pria di Rubaru Sumenep Ditahan Polisi, Diduga Cabuli Anak 17 Tahun
Asmara Berujung Bui, Pria di Sampang Diciduk Polisi Usai Diduga Paksa Tiduri Pacarnya

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 09:51 WIB

Polresta Sumenep Pulangkan 3 Tersangka Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong, Pelapor Tak Pernah Cabut Laporan

Senin, 21 September 2026 - 09:30 WIB

Terbaru! Perkara Pencurian Kayu di Nonggunong Dicabut, Tiga Tersangka Dipulangkan

Sabtu, 12 September 2026 - 10:11 WIB

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Rabu, 2 September 2026 - 23:52 WIB

Dalih Pinjam Colokan, Pria di Kangean Diduga Perkosa Perempuan di Kamar

Selasa, 1 September 2026 - 12:12 WIB

3 Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Resmi Ditahan Polresta Sumenep

Berita Terbaru