Mahasiswa UNIPDU Gelar Workshop Digital Marketing

- Redaksi

Kamis, 1 Agustus 2019 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jombang, seputarjatim.com- Pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi hal penting untuk kemajuan sebuah desa. Semangat ini yang mendorong mahasiswa Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (UNIPDU) Jombang, yang tengah menempuh kuliah pengabdian masyarakat (KPM) di Desa Jatiduwur, Kecamatan Kesamben, Jombang untuk menggelar workshop digital marketing.

Workshop diadakan di balai Desa setempat, Rabu malam 31/07/2019. Kegiatan ini diisi oleh seorang praktisi digital marketing dari Kota Jombang. Dalam materi tersebut, masyarakat diajari bagaimana cara memulai bisnis di media sosial bahkan tanpa modal sepeserpun.

Selain itu, warga juga diajari berbagai trik tentang cara pemasaran produk yang tepat. “Bapak ibu harus mencobanya dari hal terkecil dahulu untuk meminimalisir kerugian, kemudian promosikan di berbagai grup jual beli yang ada di facebook. Sebisa mungkin bapak ibu mengkhususkan produknya agar calon pembeli tertarik untuk melihatnya. Selain itu, kemaslah produk tersebut dengan menarik,” ujar Samsukadi pemateri workshop.

Baca Juga :  PSM-Persebaya, Bajol Ijo Bertekad Putus Rekor Buruk di Makassar

Endah Rohmatin, ketua kelompok KPM menyebutkan bahwa Desa Jatiduwur mempunyai berbagai produk unggulan, namun pemasarannya masih tradisional dengan cara diititipkan ke warung-warung.

“Kan sayang jika berbagai produk unggulan yang ada di desa ini tidak di pasarkan secara luas. Padahal menurut saya produk-produk seperti jenang, rengginang, hingga hasil ternak yang ada di desa ini sudah cukup layak untuk dipasarkan di luar,” ujar Endah kepada wartawan.

Baca Juga :  Gandeng Universitas Brawijaya Malang, Bappeda Sumenep Siap Tuntaskan Kemiskinan

Di sisi lain, Achmad Rofi’i Kepala Desa Jatiduwur mengatakan bahwa di desa tersebut banyak yang ahli di bidang kuliner dan pertanian. Namun sayangnya mereka masih bingung soal pemasarannya.

“Memang secara wilayah, desa kami merupakan desa yang ada di pinggiran, sehingga kalau di pasarkan secara tradisional tentu akan kalah dengan yang berada di perkotaan. Dan malam ini saya dapat jawabannya, kedepan harus saya apakan produk-produk tersebut,” ujar Kades Jatiduwur.

Pihak Desa berharap, hal ini bisa ditindaklanjuti agar benar-benar bisa dipraktekkan oleh masyarakat, agar membantu pengembangan ekonomi masyarakat desa. (muf/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Pamekasan untuk Jatim, Khofifah Sambut Kepulangan Valen DA7 Penuh Kehormatan
PLN NPS Memanas, Pegawai Aksi Protes Bonus, Dirut Emosi hingga Lempar Tuduhan Fitnah
Pesan Said Abdullah di Konferda–Konfercab Jatim: Jaga Soliditas PDI Perjuangan
SMSI Sumenep Perkuat Barisan Media Siber di Era Ledakan Informasi Digital
Raker 2026, Ketua IWO Sumenep Ajak Anggota Tetap Solid: Tak Kompak, Silakan Mundur!
Hamd Talk To Inspire 2025, Suara Muda Menggema dari MCC Malang Gerakkan Inspirasi Baru Jawa Timur
Grand Final Duta Wicara Jatim 2025, Wadah Lahirnya Generasi Muda Berprestasi dan Berani Bicara
PDI Perjuangan Hormati Langkah Hukum KPK terhadap Bupati Ponorogo, Said Abdullah: Kami Tidak Akan Intervensi

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 12:33 WIB

Dari Pamekasan untuk Jatim, Khofifah Sambut Kepulangan Valen DA7 Penuh Kehormatan

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:26 WIB

PLN NPS Memanas, Pegawai Aksi Protes Bonus, Dirut Emosi hingga Lempar Tuduhan Fitnah

Sabtu, 20 Desember 2025 - 17:43 WIB

Pesan Said Abdullah di Konferda–Konfercab Jatim: Jaga Soliditas PDI Perjuangan

Senin, 15 Desember 2025 - 22:36 WIB

SMSI Sumenep Perkuat Barisan Media Siber di Era Ledakan Informasi Digital

Jumat, 12 Desember 2025 - 10:07 WIB

Raker 2026, Ketua IWO Sumenep Ajak Anggota Tetap Solid: Tak Kompak, Silakan Mundur!

Berita Terbaru