Menyulap Sampah Popok Jadi Kreasi Bernilai

- Redaksi

Senin, 4 November 2019 - 06:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Khofifah meninjau stand kerajinan olahan popok bekas menjadi barang bernilai ekonomis, Minggu, 04/11/2019. (Fahmi/ SJ Foto)

Khofifah meninjau stand kerajinan olahan popok bekas menjadi barang bernilai ekonomis, Minggu, 04/11/2019. (Fahmi/ SJ Foto)

MOJOKERTO, seputarjatim.com– Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi produk kreasi handycraft karya Sahabat Lingkungan, Mojokerto, yang berhasil menyulap sampah sampah menjadi pundi penghasil rupiah. Misalnya saja popok yang diolah menjadi kompos, atau popok yang dikreasikan menjadi vas bunga bernilai jual. Pembuatan kerajinan bernilai jual ini dilakukan dengan cara membersihkan popok bayi dan selanjutnya diberi campuran semen.

“Ini keren sekali, apa yang menjadi PR bagi bangsa kita di tangan beliau bisa jadi rupiah,” kata Khofifah sambil meninjau aneka hasil kreasi berbahan sampah di Lapangan Taman Brantas Indah Mojokerto, Minggu, 03/11/2019.

Di tempat yang sama, bahkan juga dipamerkan kreasi handycraft dari sampah yang disulap menjadi tas, ransel, pot, tatakan meja, dan juga aneka bahan yang lain.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mengapresiasi beliau, Pak Satrijo yang punya paradigma menyulap sampah jadi rupiah. Dari demontrasi menjadi demokreasi. Sampah yang jadi PR bangsa dan dunia, harus dimulai mengatasi dengan kerja kreatif dan menularkan pada yang lain,” kata Khofifah.

Baca Juga :  Jelang Persipura VS Persib Bandung, Pertahanan Fokus Kedua Tim

Menurut Khofifah, terobosan ini dapat dimaksimalkan oleh para ibu PKK, karena dapat mendatangkan keuntungan ekonomi. Khofifah juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan sungai dari sampah. “Kita telah memberikan dropbox khusus popok di sejumlah daerah. Kalau ada yang mau memanfaatkan popok untuk industri handycraft atau menjadi kompos itu sangat bisa dan keren sekali,” tegas Khofifah.

Selain untuk handycraft ataupun kompos, menurut Khofifah popok juga bisa didaur ulang untuk dijadikan media tanam hidroponik. Saat ini hidroponik sudah menjadi tren yang digemari masyarakat perkotaan. Karenanya, jika bisa dikembangkan maka dropbox yang sudah disebar bisa kembali dimanfaatkan menjadi produk hasil olahan yang memiliki nilai guna dan manfaat.

Baca Juga :  Sumenep Heritage Culinary Festival

“Inilah yang kita sebut Belanova, Belanja Inovasi. Suatu inovasi yang memberikan manfaat baru. Kalau sampah jadi rupiah ini kan out of the box . Dan menimbulkan orang jadi penasaran. Setelah itu kita dorong mencoba dengan pendampingan dan akses sampai sukses,” ucapnya.

Dalam kegiatan Gerakan Bersih Sungai Brantas juga dilakukan tebar benih ikan ke sepanjang Sungai Brantas. Seperti ikan wader pari, ikan nilem, juga ikan sengkaring. Gubernur Khofifah ikut menebar benih ikan sebanyak 50 ribu ekor dari atas perahu.

“Dan yang tak ketinggalan partnership ini sangat penting. Hari ini ada Jasa Tirta, BBWS, Pemkab Mojokerto, dunia usaha dan industri, Pemkot Mojokerto dan relawan sampai siswa. Makin sering kegiatan ini dihelat makin bagus. Karena tadi kita juga menanam pohon trembesi. Jangan hanya ditanam saja, tapi harus juga dirawat,” pungkas Khofifah. (mi/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecewa Audiensi Tak Ditemui Kepala DKPP Pamekasan, JKP Siapkan Aksi Petani 13 Kecamatan
Dugaan Tiru Rokok Ilegal Marbol Berujung Teror dan Perusakan, Kendaraan Ibu di Pamekasan Diambil
Warga Langsar Dilanda Kekeringan, Bupati Sumenep Turun Langsung Salurkan Air Bersih
Raker 2027, SMSI Sumenep Siapkan Strategi Tembus Pasar Nasional Lewat Penguatan Teknologi Digital
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Rawat Persatuan
DPMD Sumenep Petakan Kesiapan Desa Terapkan E-Voting Jelang Pilkades 2027
DPRD Sumenep dan Pemkab Sepakati 8 Raperda, Siap Masuk Tahap Registrasi
Pemkab Sumenep Boyong Tiga Penghargaan Syariah Award Jawa Timur sebagai Juara 1

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Kecewa Audiensi Tak Ditemui Kepala DKPP Pamekasan, JKP Siapkan Aksi Petani 13 Kecamatan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Dugaan Tiru Rokok Ilegal Marbol Berujung Teror dan Perusakan, Kendaraan Ibu di Pamekasan Diambil

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Warga Langsar Dilanda Kekeringan, Bupati Sumenep Turun Langsung Salurkan Air Bersih

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Rawat Persatuan

Rabu, 30 September 2026 - 15:01 WIB

DPMD Sumenep Petakan Kesiapan Desa Terapkan E-Voting Jelang Pilkades 2027

Berita Terbaru