MKKS Bantah Disdik Sumenep Diduga Lakukan Pungli Dana BOS, GAMAS Gelar Aksi Jilid II

- Redaksi

Senin, 5 Agustus 2024 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ORASI: GAMAS menggelar aksi jilid II di depan Kantor Disdik Kabupaten Sumenep

ORASI: GAMAS menggelar aksi jilid II di depan Kantor Disdik Kabupaten Sumenep

SUMENEP, Seputar Jatim – Gerakan Aksi Mahasiswa Sumenep (GAMAS) melangsungkan aksi jilid II di depan Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Koordinator aksi, Tolak Amir Mengatakan, bahwa kabar tidak melakukan pungutan liar (pungli) dana BOS sangat tidak sesuai dengan temuan yang ada.

“Karena itu gak bisa, ketua MKKS itu tidak punya wewenang untuk kemudian mengkornir dan menginstruksikan untuk pengembalian dana bos,” tegasnya, Senin (5/8/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Keberagaman Dalam Dunia Pendidikan Paud Hi El-Fath Sumenep: Membentuk Generasi Toleran Sejak Dini

LAnjut dia menegaskan, dengan tidak berdosanya mereka malah mengkordinir Kepada Sekolah SMP swasta yang ada di Kabupaten Sumenep untuk mengembalikan Dana BOS anggaran 2020-2021 terhadap ketua MKKS.

“Dan yang ikut mengarahkan dalangnya adalah Fajar Kabid Pendidikan SMP pada saat pertemuan di suatu aula saat itu,” ujarnya.

“Pada aksi jilid II ini, masih saja Kepala Dinas pendidikan setempat mengelak, bahwa dia masih mengatakan tidak ada pungli dana bos,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, MKKS SMP swasta membatah adanya kabar dugaan pungli dana BOS di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik).

Baca Juga :  Pasca Pelantikan, Kakanwil Kemenag Jatim Kunjungi  Para Kyai Sepuh NU

“Itu tidak benar, tidak ada pungli yang dilakukan diknas, baik secara perorangan maupun secara kelembagaan. Saya jamin itu tidak ada (pungli),” imbuh Ketua MKKS SMP swasta, Raziki.* (Sand/EM)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?
Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan
Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan
Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan
Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura
Nasib 5.224 PPPK Paruh Waktu Jadi Prioritas, Pemkab Sumenep Siapkan Langkah Strategis
Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi
Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:08 WIB

Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:35 WIB

Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:22 WIB

Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:41 WIB

Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:21 WIB

Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura

Berita Terbaru

Surat kepada SPPG di Sumenep yang disetop BGN (Doc.Seputar Jatim)

Peristiwa

Puluhan SPPG di Sumenep Disetop BGN, Tersandung Masalah IPAL

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:33 WIB