SUMENEP, Seputar Jatim – Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menorehkan catatan positif dalam pengelolaan keuangan daerah.
Melalui kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumenep, Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 dipastikan melampaui target, menandai keberhasilan strategi intensifikasi pajak dan peralihan sistem pembayaran berbasis digital.
Kepala Bapenda Sumenep, Faruk Hanafi, menyampaikan, bahwa target PAD yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebesar Rp87 miliar berhasil terlampaui hingga 104 persen. Bahkan, dari target awal Rp84 miliar, realisasi PAD mampu menembus angka Rp94 miliar.
“Ini menjadi bukti bahwa potensi PAD Sumenep terus tumbuh dan dapat dioptimalkan. Target awal Rp84 miliar, realisasi mencapai Rp94 miliar,” ujarnya, Rabu (17/12/2025).
Ia menjelaskan, salah satu penyumbang terbesar capaian tersebut berasal dari sektor pajak hotel. Dari target Rp800 juta, penerimaan pajak hotel justru melesat hingga lebih dari Rp1 miliar. Peningkatan ini mencerminkan kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha perhotelan yang semakin baik.
“Pajak hotel menjadi penyumbang terbesar. Ini menunjukkan kepatuhan pelaku usaha yang terus meningkat,” katanya.
Selain pajak hotel, kontribusi signifikan juga datang dari pajak makanan dan minuman (mamin) serta Pajak Penerangan Jalan Umum (PJU). Ketiga sektor ini dinilai menjadi tulang punggung PAD Sumenep sepanjang 2025.
Lanjut Faruk menegaskan, capaian tersebut tak lepas dari dorongan pembayaran pajak secara non-tunai. Digitalisasi transaksi dinilai meningkatkan efisiensi dan transparansi, sekaligus menjadi langkah strategis mencegah peredaran uang palsu.
“Sistem pembayaran digital terus kami dorong. Selain aman, juga memudahkan masyarakat dan pelaku usaha dalam bertransaksi,” jelasnya.
Bapenda Sumenep juga gencar melakukan sosialisasi penggunaan sistem pembayaran digital kepada masyarakat guna membangun budaya transaksi modern yang aman, cepat, dan akuntabel.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh wajib pajak atas kontribusinya. Menurutnya, keberhasilan melampaui target bukan sekadar capaian angka, melainkan fondasi penting menuju kemandirian fiskal daerah.
Dengan hasil ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep optimistis pengelolaan PAD ke depan akan semakin kuat dan membuka ruang pembiayaan pembangunan serta pelayanan publik yang berkelanjutan. (Sand/EM).
*
Penulis : Sand
Editor : EM
Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com









