Pemkab Sumenep Borong 2 Penghargaan di Fesyar Jatim 2025

- Redaksi

Senin, 15 September 2025 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGGA: Wabub Sumenep, Imam Hasyim (tengah) usai menerima penghargaan di Fesyar Jatim 2025 yang didampingi Gubernur Jatim dan OPD terkait (Doc. Seputar Jatim)

BANGGA: Wabub Sumenep, Imam Hasyim (tengah) usai menerima penghargaan di Fesyar Jatim 2025 yang didampingi Gubernur Jatim dan OPD terkait (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sukses membawa pulang dua penghargaan dalam ajang bergengsi Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Jawa Timur 2025 yang digelar di Ballroom Masjid Al Akbar Surabaya.

“Alhamdulillah, ini sebuah kebanggaan besar bagi Kabupaten Sumenep. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kerja keras pemerintah daerah bersama masyarakat dalam menjaga kualitas pangan halal dan sistem keuangan syariah mendapat pengakuan di tingkat provinsi,” ujar Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, Senin (15/9/2025).

Lanjut ia menyampaikan, pesan penting dari Gubernur Jawa Timur yang menekankan pentingnya sertifikasi halal bagi berbagai produk daerah.

“Gubernur menekankan agar semua produk makanan, minuman, bahkan batik di Jawa Timur bisa mendapatkan sertifikat halal. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Sumenep yang memiliki potensi besar di sektor kuliner dan batik khas daerah,” bebernya.

Baca Juga :  48 Pasang Karapan Sapi Rebut Piala Bupati Sumenep 2025

Menurutnya, sertifikasi halal bukan sekadar regulasi administratif, melainkan strategi besar untuk memperkuat daya saing produk lokal, sekaligus menambah kepercayaan konsumen baik di pasar domestik maupun internasional.

“Kami di Sumenep siap mendorong produk-produk lokal untuk bersertifikat halal, sehingga mampu bersaing secara lebih luas,” tuturnya.

Capaian ini kian mempertegas posisi Sumenep bukan hanya sebagai daerah dengan kekayaan budaya, tradisi, dan pariwisata kelas dunia, tetapi juga sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi syariah dan ketahanan pangan halal di Jawa Timur.

“Dengan dua penghargaan bergengsi tersebut, kami tengah bergerak maju, menjaga warisan budaya sekaligus membangun masa depan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis nilai-nilai syariah,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam momen penuh kebanggaan tersebut, Sumenep meraih dua penghargaan, di antaranya:

1. Sertifikat Kabupaten Konsisten dalam penerapan Rumah Potong Hewan (RPH) Halal dan Penjaminan Higiene Sanitasi (NKV) menuju standarisasi ketahanan pangan.
2. Juara 3 Keuangan Syariah sebagai pengakuan atas komitmen mendorong ekosistem ekonomi berbasis syariah. (Sand)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru
2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan
Pemkab Sumenep Perketat Penataan TPS, Sampah Pinggir Jalan Dilarang Keras
Pasca Penahanan Kades Pragaan Daya, Aktivis Ingatkan Bahaya Program Fiktif dan Kelalaian Administrasi
Harlah ke-92 PAC GP Ansor Pragaan, Perkuat Peran Pemuda dan Program Berdampak
Disbudporapar Sumenep Tertibkan Usaha Hiburan, Pariwisata Didorong Lebih Profesional

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media

Selasa, 28 April 2026 - 18:43 WIB

Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan

Senin, 27 April 2026 - 14:12 WIB

Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Senin, 27 April 2026 - 13:07 WIB

2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan

Sabtu, 25 April 2026 - 13:17 WIB

Pemkab Sumenep Perketat Penataan TPS, Sampah Pinggir Jalan Dilarang Keras

Berita Terbaru