Pemkab Sumenep Kenalkan Program Halal Hub ke BPJPH RI di Jakarta

- Redaksi

Jumat, 12 September 2025 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAPAT: Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo (tengah) yang didampingi bebearapa kepala dinas terkait saat memperkenalkan Hal Hub ke BPJPH RI di Jakarta (Doc - Seputar Jatim) 

RAPAT: Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo (tengah) yang didampingi bebearapa kepala dinas terkait saat memperkenalkan Hal Hub ke BPJPH RI di Jakarta (Doc - Seputar Jatim) 

SUMENEP, Seputar Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi memperkenalkan program unggulan bertajuk “Halal Hub” kepada Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI di Jakarta.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, bahwa program ini sebagai terobosan strategis yang digagas Pemkab Sumenep untuk membangun ekosistem ekonomi halal berbasis potensi lokal, sekaligus menjembatani pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan pasar global.

Menurutnya, Halal Hub tidak hanya sebatas program administratif, melainkan strategi percepatan tumbuhnya produk unggulan lokal berorientasi halal.

“Sumenep memiliki potensi besar di sektor UMKM. Melalui Halal Hub, kami ingin menghadirkan ekosistem yang mendukung proses sertifikasi halal, peningkatan kualitas produk, hingga perluasan akses pasar. Dengan dukungan BPJPH, kami optimistis Sumenep bisa menjadi pilot project nasional,” ujarnya, Jumat (12/9/2025).

Baca Juga :  Kasus Bayi Tewas di Sumenep, Sang Ibu Berhasil Diringkus Satreskrim Polres Bengkulu Selatan

Lanjut Fauzi menyatakan, bahwa lahirnya Halal Hub merupakan komitmen Pemkab Sumenep untuk membuka ruang lebih luas bagi pelaku UMKM agar mampu bersaing bukan hanya di tingkat lokal, tetapi juga menembus pasar global.

“Kami ingin pelaku UMKM Sumenep memiliki daya saing tinggi dengan produk halal berkualitas. Manfaatnya bukan hanya untuk pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Inilah cita-cita besar kami menjadikan Sumenep sebagai pusat ekonomi halal nasional,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala BPJPH RI, Afryansah Noor, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Pemkab Sumenep.

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan keseriusan daerah dalam memperkuat ekosistem ekonomi halal Indonesia.

“Diskonsentrasi yang dilakukan Kabupaten Sumenep ini luar biasa. Halal Hub bukan hanya penting untuk Sumenep, tetapi juga memberi dampak bagi penguatan halal Indonesia,” bebernya.

“Ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama bagi pelaku usaha mikro dan kecil. Bahkan, cita-cita meningkatkan PAD Sumenep sangat mungkin tercapai. BPJPH siap berkolaborasi penuh dengan Sumenep,” jelasnya.

Dengan dukungan penuh BPJPH, program Halal Hub diharapkan menjadi model nasional dalam pengembangan ekosistem halal berbasis potensi lokal.

“Jika berhasil, Sumenep tidak hanya akan dikenal sebagai kabupaten penghasil keris dan pusat budaya, tetapi juga sebagai barometer ekonomi halal Indonesia yang bisa direplikasi oleh daerah lain,” imbuhnya.

“Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa transformasi ekonomi daerah tidak cukup hanya dengan inovasi, tetapi juga membutuhkan keberanian untuk berkolaborasi di tingkat nasional,” pungkasnya.

Baca Juga :  48 Pasang Sapi Siap Adu Cepat di Karapan Sapi Rebut Piala Bupati Sumenep

Untuk diketahui, kegiatan yang berlangsung di Kantor BPJPH RI Jakarta tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Fauzi bersama jajaran pejabat utama Pemkab Sumenep, antara lain Kadis Koperasi UKM dan Perindag Moh. Ramli, Kepala Bappeda Arif Firmanto, Kadinkes P2KB drg. Ellya Fardasah, Kepala Disperkimhub Yayak Nur Wahyudi, serta Kabag Humas dan Protokol.

Sebagai simbol penghormatan dan penguatan kerja sama, Bupati Achmad Fauzi menyerahkan cinderamata keris khas Sumenep kepada BPJPH RI. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Haul ke 48 KH Abdul Mannan, Spirit Pengabdian Hidupkan Tradisi Keilmuan Pesantren
DPRD Sumenep Bahas LKPJ 2025, Dorong Penguatan PAD, Pemerataan hingga Layanan Kesehatan
Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media
Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing
PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain
Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:40 WIB

Haul ke 48 KH Abdul Mannan, Spirit Pengabdian Hidupkan Tradisi Keilmuan Pesantren

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:40 WIB

DPRD Sumenep Bahas LKPJ 2025, Dorong Penguatan PAD, Pemerataan hingga Layanan Kesehatan

Kamis, 30 April 2026 - 16:35 WIB

Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media

Kamis, 30 April 2026 - 09:38 WIB

Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain

Berita Terbaru