NASIONAL, Seputar Jatim – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menerima bantuan hibah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 2 Megawatt (MW) dari PT Torang IWIP Berbakti.
Bantuan tersebut diharapkan mampu memperkuat pasokan listrik di wilayah kepulauan yang selama ini masih terbatas.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan apresiasi kepada BPI Danantara dan Yayasan Torang IWIP Berbakti atas dukungan yang diberikan kepada pemerintah daerah. Hibah tersebut berupa panel surya lengkap dengan baterai penyimpanan energi berkapasitas 8 MW.
“Pemerintah daerah menyampaikan terima kasih kepada Danantara dan Yayasan Torang IWIP Berbakti. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan,” katanya, usai penandatanganan MoU antara Pemkab Sumenep dan PT Torang IWIP Berbakti di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (14/3/2025)
Pemkab Sumenep berencana menempatkan fasilitas PLTS tersebut di Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, serta Pulau Gili Labak, Kecamatan Talango.
Kedua wilayah kepulauan itu dinilai memiliki kebutuhan listrik yang cukup tinggi, sehingga kehadiran PLTS diharapkan mampu menjadi solusi energi yang lebih stabil dan berkelanjutan.
Fauzi menjelaskan, rasio elektrifikasi di Kabupaten Sumenep pada tahun 2021 masih berada di kisaran 71 persen.
Namun berkat berbagai upaya dan dukungan dari sejumlah pihak, pada tahun 2025 angka tersebut meningkat hingga mencapai sekitar 92 persen.
“Dengan adanya PLTS ini, kebutuhan listrik masyarakat di Pagerungan Kecil bisa terpenuhi lebih baik. Ini juga mendorong pemerataan akses energi bagi masyarakat di wilayah kepulauan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah antara Pemkab Sumenep dan Yayasan Torang IWIP Berbakti terkait pemberian PLTS tersebut.
Selain itu, ditandatangani pula Perjanjian Kerja Sama antara Pemkab Sumenep dan PT PLN (Persero) mengenai pemanfaatan PLTS di Pulau Pagerungan Kecil dan Pulau Gili Labak.
Sementara itu, CEO BPI Danantara Rosan P. Roeslani berharap proyek pembangunan PLTS tersebut dapat segera rampung agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat.
“Kami berharap PLN dapat menyelesaikan pengerjaan proyek ini pada Mei 2026, sehingga fasilitas PLTS bisa segera dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.
Program pengembangan energi terbarukan di wilayah kepulauan ini juga menjadi bagian dari program strategis Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses energi hingga ke daerah terluar Indonesia.
“Program ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memastikan masyarakat di daerah terpencil dan kepulauan juga mendapatkan akses listrik yang memadai dan berkelanjutan,” pungkasnya. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://seputarjatim.com









