Pintu Keluar Tak Memadai, Jamaah Haji Jebol Pintu GOR A.Yani Sumenep

- Redaksi

Jumat, 7 Juli 2023 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Jamaah haji berdesakan di pintu keluar GOR A.Yani Sumenep

Foto:Jamaah haji berdesakan di pintu keluar GOR A.Yani Sumenep

SUMENEP, seputarjatim.com-Rombongan jemaah haji asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang tergabung dalam kloter 7 tiba di Gor Ahmad Yani, Kota Sumenep, Jumat (7/7/2023) pagi.

Pantauan dilokasi, Para keluarga jemaah yang datang dari berbagai kecamatan baik daratan maupun kepulauan tumpah ruah yang mengakibatkan pintu keluar Gor Ahmad Yani menjadi penuh. Akibatnya, terjadi antrian panjang jemaah haji yang akan keluar. Sejumlah jemaah haji pun terpaksa menjebol pagar Gor Ahmad Yani agar bisa cepat keluar.

Baca Juga :  PJI Sumenep Kembali Gelar Santunan Yatim dan Buka Bersama di Kalianget Barat

“Ya antrinya panjang, pintunya sempit. Sementara kita mau cepat keluar, bisa cepat sampai rumah. Saya antri lebih setengah jam ini untuk keluar,” terang Ahmad, Jamaah Haji asal Pulau Kangean, Jumat (7/7/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, menurut ketua Panitia haji kabupaten Sumenep, rombongan jemaah haji Sumenep yang datang berjumlah 765 jamaah. 1 orang tercatat meninggal dunia di Arab Saudi.

Baca Juga :  MBG Bermasalah Lagi, Siswa di Batang-Batang Nyaris Terima Ayam Busuk

“Beberapa jemaah haji lansia ya harus ekstra kita dampingi. Alhamdulillah 765 jemaah haji sudah tiba, hanya satu yang meninggal dunia,” terang kamiluddin.

Kami berharap agar seluruh jemaah haji yang telah tiba di Sumenep menjadi haji mabrur dan menebar kebaikan di tengah masyarakat.

“Selamat berkumpul kembali dengan seluruh keluarga dan Semoga ibadah hajinya menjadi haji yang mabrur,” pungkasnya. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan
Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan
Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan
Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura
Nasib 5.224 PPPK Paruh Waktu Jadi Prioritas, Pemkab Sumenep Siapkan Langkah Strategis
Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi
Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan
Diduga Jadi Sarang Miras, Mr. Ball di Sumenep Tetap Buka Seolah Kebal Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:35 WIB

Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:22 WIB

Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:41 WIB

Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:21 WIB

Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:43 WIB

Nasib 5.224 PPPK Paruh Waktu Jadi Prioritas, Pemkab Sumenep Siapkan Langkah Strategis

Berita Terbaru

TEGAS: Ketua Umum LBH Madani Putra, Kamarullah saat Memberikan Sambutan di acara Diklat Paralegal yang di gelar di Kampus UNIJA Madura Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

LBH Madani Dorong Pembentukan Pos Bantuan Hukum di Tingkat Desa

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:44 WIB