Polres Lamongan Panen Tersangka Narkoba

- Redaksi

Kamis, 19 Desember 2019 - 03:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

LAMONGAN, seputarjatim.com- Jajaran Satreskoba Polres Lamongan, Jawa Timur berhasil mengamankan setidaknya 11 pelaku penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang. Dari 11 tersangka ini, satu diantaranya adalah DPO polisi untuk kasus yang sama sejak 2018.

Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung mengatakan, seluruh pelaku yang diamankan adalah hasil penyelidikan polisi yang dilakukan selama 2 pekan secara undercover. Ke 11 pelaku ini, menurut Kapolres, berasal dari 8 kasus berbeda yang ditangani oleh Satreskoba Polres Lamongan.

“Dari 8 kasus ada sebanyak 11 orang tersangka pengedar, satu diantaranya adalah DPO polisi untuk kasus yang sama pada  2018,” kata Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung didampingi Kasat Reskoba, Iptu Achmad Khusen, Rabu (18/12/2019).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan oleh Kapolres, sebanyak 11 tersangka yang berhasil diamankan selama kurun waktu dua pekan tersebut diantaranya adalah Djamin (59) warga Kecamatan Sarirejo, Harianto (30) warga Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, M. Ali Mukhsoni (24) warga Desa Mayong, Kecamatan Karangbinangun, Muhammad Ihsan (25)  Desa Tanggulangin, Kecamatan Montong  Tuban, Eko Ruly Firmansyah (35) dan Aprilianto (33) keduanya warga Kelurahan Sukomulyo  Lamongan, Siswoyo (45) Deket. Ada juga tersangka Heri Purnomo (43) Desa warga Desa Sungegeneng, Kecamatan Sekaran, Febri Sudarmawan (25) warga Karang binangun, Achmad Hariyanto (35) Desa Brangsi Kecamatan Laren dan Rusdianto alias Goder (40) yang seorang DPO. Ke 11 tersangka, lanjut Kapolres, ditangkap di beberapa tempat berbeda dan juga hasil dari pengembangan sebelumnya.

Baca Juga :  Tiga Pelaku Curanmor 15 TKP di Surabaya Berhasil ditangkap Polsek Simokerto..!

“Mereka memiliki peran yang berbeda-beda, namun merupakan komplotan dari 8 kasus yang berhasil diendus selama Tim Sat Reskoba Polres Lamongan menggelar undercover,” terang Kapolres.

Kapolres menambahkan, dari 11 tersangka ini adalah pelaku pengedar dan pemakai narkoba jenis sabu-sabu dan ada juga yang pengedar obat-obatan terlarang. Dari tangan para tersangka, tandas Kapolres, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa sabu-sabu 60,35 gram, ganja, pil carnopen 1.400 butir, dobel 1.530 butir dan 1.600 butir. “Selain itu, kami juga mengamankan sejumlah alat bukti lain berupa hand phone, sepeda motor, mobil, timbangan digital, alat hisap sabu, dan uang tunai sebesar Rp 8, 4 juta,” tandasnya.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Angkat Bicara Soal Dugaan Kasus Perzinahan Oknum Kepala Sekolah dan Guru

Kapolres juga menegaskan, pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap peredaran narkoba dan barang haram lainnya di Lamongan. Tiga kecamatan di Lamongan, yaitu Lamongan Kota, Paciran dan Ngimbang  terpetakan sebagai wilayah edar yang subur dan rentan peredaran narkoba. “Pelaku tertangkap tangan dengan sengaja menyimpan, mengedarkan sedian farmasi obat keras daftar G dan juga Sabu-Sabu pada saat menjual dan diketahui oleh Satreskoba Polres Lamongan kemudian dilakukan penangkapan dan pengamanan barang bukti oleh petugas,” tandas Feby.

Ke 11 pelaku akan dijerat dengan pasal yang berbeda.  Untuk pelaku pengedar narkoba jenis sabu-sabu,  imbuh Kapolres,  polisi akan menjerat mereka dengan pasal 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman hukuman pidana 4 tahun dan paling lama 12  tahun dan denda paling banyak Rp. 8 Miliar.

“Untuk pengedar obat-obatan terlarang akan kami jerat dengan UU tentang kesehatan pasal 197 dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp. 1,5 M,” tandas Kapolres. Selain itu kapolres lamongan akan mengusut tuntas kasus tersebut. (Mah/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali
Dalih Pinjam Colokan, Pria di Kangean Diduga Perkosa Perempuan di Kamar
3 Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Resmi Ditahan Polresta Sumenep
Pria di Rubaru Sumenep Ditahan Polisi, Diduga Cabuli Anak 17 Tahun
Asmara Berujung Bui, Pria di Sampang Diciduk Polisi Usai Diduga Paksa Tiduri Pacarnya
Kasus Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong, Tiga Tersangka Terancam Dijemput Paksa
Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi
Sidang Korupsi BSPS Sumenep Memasuki Fase Akhir, 5 Terdakwa Segera Hadapi Putusan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:11 WIB

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Rabu, 2 September 2026 - 23:52 WIB

Dalih Pinjam Colokan, Pria di Kangean Diduga Perkosa Perempuan di Kamar

Selasa, 1 September 2026 - 12:12 WIB

3 Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Resmi Ditahan Polresta Sumenep

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Pria di Rubaru Sumenep Ditahan Polisi, Diduga Cabuli Anak 17 Tahun

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Asmara Berujung Bui, Pria di Sampang Diciduk Polisi Usai Diduga Paksa Tiduri Pacarnya

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB

Pamflet ekspansi pasar Rokok Makayasa (Dok. Seputar Jatim)

Ekonomi

Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa

Kamis, 10 Sep 2026 - 09:03 WIB