Polres Sumenep Selidiki Penemuan Bayi Membusuk di Kamar Kos, Ibu Hilang Misterius

- Redaksi

Rabu, 3 September 2025 - 16:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

BERDIRI: Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, saat mengungkap tentang kasus penemuan bayi di Arjasa (SandiGT - Seputar Jatim)

BERDIRI: Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, saat mengungkap tentang kasus penemuan bayi di Arjasa (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Warga Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diguncang kabar tragis. Seorang bayi perempuan bernama Syifa (11 bulan) ditemukan tak bernyawa dengan kondisi tubuh membusuk, tersimpan rapi di dalam lemari kamar kos, terkunci rapat, berlapis kain, plastik, hingga tas.

Sejak Sabtu (30/8) kemarin, kakak korban, Azril (3), tiba-tiba muncul sendirian di teras rumah neneknya di Desa Duko. Kehadiran bocah itu mengejutkan sang nenek, karena biasanya ia selalu bersama ibunya, Ila.

Hari itu pula, menurut keluarga, Ila sempat menanyakan jadwal kapal dari Pulau Kangean menuju Pelabuhan Kalianget. Kebetulan, kapal Hulalo berlayar dari Batu Guluk Arjasa menuju Kalianget pada pagi yang sama.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi inilah yang memunculkan dugaan kuat bahwa Ila meninggalkan Arjasa menggunakan kapal tersebut.

“Ibunya sempat tanya jadwal kapal. Setelah itu tidak ada kabarnya lagi,” kata kakek korban Moh. Rofiq (54), Rabu (3/9/2025).

Baca Juga :  Festival Tembakau Madura, Antara Meriahnya Pameran dan Bayang-Bayang 'Pabrikan Hantu'

Beberapa hari setelah Azril ditemukan, pemilik kos yang ditempati Ila bersama kedua anaknya mendatangi keluarga. Mereka meminta agar barang-barang segera diambil, sebab kamar kos terkunci dan bau busuk mulai menguar dari dalam.

Saat keluarga tiba, barang-barang sudah dikeluarkan dari kamar. Namun, bau menyengat kian terasa. Ketika membuka lemari di lantai satu, keluarga terperanjat menemukan jasad bayi Syifa dalam kondisi membusuk.

“Iya, barang-barang sudah di bawah. Setelah dicari, ternyata di lemari ada jasad korban. Kondisinya sudah rusak,” tutur Rofiq.

Informasi yang dihimpun media ini, Syifa adalah anak kedua pasangan Mat Sirri dan Ila, warga Kecamatan Arjasa.

Keduanya sempat merantau ke Malaysia. Anak pertama, Azril, lahir di negeri jiran. Saat Ila hamil Syifa, keluarga kecil ini pulang kampung. Namun, sebelum Syifa lahir, Mat Sirri kembali merantau.

Sejak itu, Ila tinggal di kos bersama kedua anaknya, tanpa suami. Kondisi ini membuat banyak pihak menduga faktor ekonomi, tekanan hidup, maupun masalah rumah tangga bisa berkaitan dengan tragedi yang menimpa bayi malang tersebut.

Kasus ini kini ditangani aparat kepolisian. Identitas pelaku masih misterius, namun hilangnya Ila menjadi perhatian utama penyidik.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Sumenep, Widiarti, membenarkan penemuan jasad bayi tersebut. Polisi sudah melakukan olah TKP, mengamankan sejumlah barang bukti berupa tas, baju bayi, selimut, sarung, dan plastik hitam.

Baca Juga :  Gelar Doa Bersama Demi Keselamatan Negeri, Bupati Minta Masyarakat Jaga Keamanan Sumenep

“Jenazah bayi kemudian dibawa ke RS Abuya Kangean untuk pemeriksaan medis. Kami tegaskan, korban ditemukan dalam keadaan membusuk. Untuk penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis,” beber Widiarti.

Jasad bayi Syifa hingga kini masih berada di rumah sakit. Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan mendalam, termasuk melacak keberadaan sang ibu yang hilang misterius. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Korupsi BSPS Sumenep Memasuki Fase Akhir, 5 Terdakwa Segera Hadapi Putusan
Istri Sah Gerebek Suami Bersama Wanita Lain di Rumah Kos, Kasus Bergulir ke Polresta Sumenep
Selangkah Lagi ke Meja Hijau, Kejari Sumenep Genjot Berkas Korupsi DD Kades Pragaan Daya
Sidang Tuntutan Korupsi BSPS Digelar, Akankah Penyebutan Nama Oknum DPRD Sumenep Ditindaklanjuti?
Puluhan Pohon Jati Aset Desa Nonggunong Diduga Ditebang Ilegal, Pj Kades Minta Polisi Usut Tuntas
Sidang Korupsi BSPS di Sumenep Masuk Babak Penentuan, 6 Terdakwa Siap Diperiksa
Polemik Kades Meddelan, Camat Lenteng Terkesan Biarkan Sejumlah Pelanggaran
Kasus Penganiayaan di Lenteng Naik Status, Keluarga Korban Akhirnya Dapat Titik Terang

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:44 WIB

Istri Sah Gerebek Suami Bersama Wanita Lain di Rumah Kos, Kasus Bergulir ke Polresta Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:15 WIB

Selangkah Lagi ke Meja Hijau, Kejari Sumenep Genjot Berkas Korupsi DD Kades Pragaan Daya

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:27 WIB

Sidang Tuntutan Korupsi BSPS Digelar, Akankah Penyebutan Nama Oknum DPRD Sumenep Ditindaklanjuti?

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:44 WIB

Puluhan Pohon Jati Aset Desa Nonggunong Diduga Ditebang Ilegal, Pj Kades Minta Polisi Usut Tuntas

Senin, 15 Juni 2026 - 11:05 WIB

Sidang Korupsi BSPS di Sumenep Masuk Babak Penentuan, 6 Terdakwa Siap Diperiksa

Berita Terbaru