Home / Tak Berkategori

Potret Masalembu, Keindahan Pulau Terjauh

- Redaksi

Minggu, 21 Juli 2019 - 00:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petik laut menjadi salah satu agenda rutin tahunan di Pulau Masalembu. (Budi/ SJ foto/dok)

Petik laut menjadi salah satu agenda rutin tahunan di Pulau Masalembu. (Budi/ SJ foto/dok)

Sumenep, seputarjatim.com Pulau Masalembu menjadi wilayah terjauh dan terluar Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Menuju ke Pulau Masalembu dibutuhkan waktu 12 jam dengan menggunakan sarana transportasi laut. Berada di wilayah terluar, membuat Pulau yang dikenal memiliki kondisi perairan ekstrim ini jarang dikunjungi wisatawan. Berikut foto-foto yang akan membuat anda berpikir untuk dapat mengunjungi Pulau Masalembu:

Baca Juga :  Pemdes Jambu Tuntaskan Realisasi BLT-DD Tahun 2022
Bukit di Pulau Masalembu nampak dari kejauhan. (Budi/ SJ foto)

 

Jl Thampo Mas II, sebuah nama jalan di Pulau Masalembu. Dibuat untuk mengenang tragedi tenggelamnya KMP Thampo Mas II yang terjadi di perairan Masalembu. (Budi/ SJ foto)

 

Kuda, salah satu sarana transportasi masyarakat Pulau Masalembu. (Budi/ SJ foto)

 

Mercusuar Pulau Masalembu. Sarana navigasi laut, pengatur lalu lintas kapal-kapal yang melintas di perairan Pulau Masalembu. (Budi/ SJ foto)

 

Pemandangan Pulau Masalembu dilihat dari ketinggian. (Budi/ SJ foto)

 

Arak-arakan perahu dalam ritual petik laut Pulau Masalembu. Petik laut digelar setiap tahunnya, sebagai wujud syukur atas tangkapan ikan yang didapat nelayan. (Budi/ SJ foto)
Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MBG SPPG Al Azhar Prenduan Diprotes, Ketua Yayasan Madrasah: Ini Bukan Soal Gizi, Tapi Soal Untung!
Pengawasan Dinilai Amburadul, SPPG Pakamban Laok 2 Diduga Bagikan Roti Berjamur ke Siswa
6 Fokus Strategis 2026, Bappeda Sumenep Ingin Pembangunan Lebih Merata
DKPP Sumenep Kucurkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan Tahun 2026
HPSN 2026 Jadi Alarm Darurat Sampah Perkotaan, DLH Sumenep Gelar Aksi Bersih dan Tanam Pohon
Satu PR di APHT Guluk-Guluk Belum Kantongi Izin Cukai, Operasional Kawasan Industri Belum Optimal
16 Penghargaan Diraih, Tahun Perdana Fauzi–Imam Penuh Prestasi
Bangun Mental Spiritual ASN, Pemkab Sumenep Gelar Pengajian Ramadan

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 01:29 WIB

MBG SPPG Al Azhar Prenduan Diprotes, Ketua Yayasan Madrasah: Ini Bukan Soal Gizi, Tapi Soal Untung!

Senin, 23 Februari 2026 - 17:47 WIB

Pengawasan Dinilai Amburadul, SPPG Pakamban Laok 2 Diduga Bagikan Roti Berjamur ke Siswa

Senin, 23 Februari 2026 - 12:03 WIB

6 Fokus Strategis 2026, Bappeda Sumenep Ingin Pembangunan Lebih Merata

Senin, 23 Februari 2026 - 11:22 WIB

DKPP Sumenep Kucurkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan Tahun 2026

Minggu, 22 Februari 2026 - 03:15 WIB

HPSN 2026 Jadi Alarm Darurat Sampah Perkotaan, DLH Sumenep Gelar Aksi Bersih dan Tanam Pohon

Berita Terbaru

BERDINAS: Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, saat diwawancarai (SandiGT - Seputar Jatim)

Pemerintahan

DKPP Sumenep Kucurkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan Tahun 2026

Senin, 23 Feb 2026 - 11:22 WIB