Puding Jagung, Kreasi Mahasiswa UTM Manfaatkan Potensi Lokal

- Redaksi

Minggu, 29 Desember 2019 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa UTM latih ibu-ibu PKK Desa Giring, Kecamatan Manding, Sumenep, Jawa Timur, membuat puding dengan memanfaatkan potensi lokal jagung. (foto: istimewa)

Mahasiswa UTM latih ibu-ibu PKK Desa Giring, Kecamatan Manding, Sumenep, Jawa Timur, membuat puding dengan memanfaatkan potensi lokal jagung. (foto: istimewa)

SUMENEP, seputarjatim.com Mahasiswa KKN Tematik 51 UniversitasTrunojoyo Madura (UTM) adakan pelatihan pengolahan sumber daya alam di Desa Giring, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Pelatihan ini diikuti peserta ibu-ibu PKK setempat.

Pelatihan ini digagas untuk memanfaatkan potensi sumber daya lokal berupa jagung untuk diolah menjadi puding yang lezat.

Pelatihan bertempat di rumah Kepala Desa Giring dan diikuti antisiasme peserta. Selain mendemonstrasikan langkah-langkah pembuatan puding, mahasiswa juga menjelaskan manfaat-manfaat jagung yang baik untuk dikonsumsi tubuh.

“Jagung memiliki manfaat yang baik untuk pencernaan. Jagung dapat mencegah anemia, karena jagung banyak mengandung Vitamin B12, asamfolat, dan zat besi yang dapat membantu tubuh untuk menghasilkan hemoglobin dalam tubuh. Jagung juga dapat digunakan sebagai pengganti nasi karena merupakan jenis sayuran yang memiliki karbohidrat kompleks. Selain itu, jagung juga dapat digunakan sebagai menu diet bagi penderita diabetes,” terang Zane, Mahasiswi Sistem Informasi UTM.

Baca Juga :  8 Titik Masuk Jawa Timur Disekat

Selain memiliki banyak manfaat, proses pembuatan puding jagung juga sangat mudah sehingga sangat mudah untuk dilakukan oleh para ibu-ibu. Bahan-bahan yang diperlukan antara lain: jagung muda yang diblender untuk diambil sarinya, susu kental manis, santan, agar-agar tanpa warna, dan gula secukupnya. Semua bahan tersebut dimasukkan jadi satu kedalam air yang sudah dididihkan sebelumnya.Untuk ukuran dan tingkat kemanisan sesuai selera.

Baca Juga :  Sampah Melonjak hingga 40 Ton Setiap Ada Kalender Event di Sumenep

“Sangat mudah ya cara membuatnya. Sepertinya dapat dengan mudah langsung dipraktekkan. Dan rasanya enak. Kami baru tau lho kalau jagung bisa dibuat seperti ini. Terima kasih ya adek-adek telah memberikan pengetahuan baru bagi kami. Semoga dengan ini kami lebih bisa mengolah potensi-potensi yang ada di desa ini,” tutur Vivin, Ketua PKK Desa Giring. (win/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ojung Tak Sekadar Tradisi, Kini Jadi Strategi Wisata Sumenep
Darurat Sampah! Pantai Slopeng Sumenep Terancam Ditinggal Wisatawan
Festival Ketupat Sumenep 2026 Kini Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi
Festival Ketupat Sumenep 2026 Siap Digelar di Pantai Lombang
Wabup Sumenep Kawal Diplomasi Pariwisata, Australia Bidik Wisata Kesehatan dan Budaya Dunia
Disbudporapar Sumenep Minta Pemdes Segera Bentuk Pokdarwis Pantai Galung 
Dibangun dari Teknologi Ramah Lingkungan, Pantai Galung Jadi Destinasi Wisata Baru di Sumenep
Disbudporapar Sumenep Targetkan 1,7 Juta Kunjungan Wisatawan di 2025

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 12:17 WIB

Ojung Tak Sekadar Tradisi, Kini Jadi Strategi Wisata Sumenep

Senin, 30 Maret 2026 - 11:25 WIB

Darurat Sampah! Pantai Slopeng Sumenep Terancam Ditinggal Wisatawan

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:58 WIB

Festival Ketupat Sumenep 2026 Kini Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:12 WIB

Festival Ketupat Sumenep 2026 Siap Digelar di Pantai Lombang

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:13 WIB

Wabup Sumenep Kawal Diplomasi Pariwisata, Australia Bidik Wisata Kesehatan dan Budaya Dunia

Berita Terbaru