Puskesmas Dasuk Sangat Terbantu dengan Kehadiran Mobil Pusling yang Diberikan Bupati Sumenep

- Redaksi

Minggu, 26 Mei 2024 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERSYUKUR: Kepala Puskesmas Dasuk, Titik Nurhayati, sangat terbantu dengan diberikannya Mobol Pusling oleh Bupati Sumenep

BERSYUKUR: Kepala Puskesmas Dasuk, Titik Nurhayati, sangat terbantu dengan diberikannya Mobol Pusling oleh Bupati Sumenep

SUMENEP, SEPUTARJATIM – Pemberian Mobil Puskesmas Keliling (Pusling) bakal menjadi tanda keberhasilan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah pedalaman.

Dengan hadirnya Mobil Pusling telah menjadi solusi efektif untuk mengatasi tantangan aksesibilitas terhadap layanan kesehatan khususnya bagi Puskesmas Dasuk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Bapak Bupati sangat peduli terhadap kesehatan masyarakat,” kata Kepala Puskesmas Dasuk, Titik Nurhayati, Senin (27/5/2024).

Baca Juga :  Puskesmas Dasuk Pastikan Masyarakat Dapat Nikmati Program Bupati Melalui UHC 

“Sehingga dengan adanya Mobil Pusling ini, yang diamanahkan kepada Puskesmas untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Jadi disini, merasa malu kepada Bupati jika Pusling tidak diperlakukan sebagai mana baiknya,” ujarnya.

Maka dengan adanya Mobil Pusling, kata dia, pihaknya bisa menjemput pasien karena tidak memiliki kendaraan, sehingga dapat dilayani oleh Puskesmas.

“Kami akan membuka Hotline yang dalam jangka ini masih dalam proses. Karena saya diamanahi oleh Bupati untuk pelayanan yang cepat dan tanggap, biar masyarakat itu tidak lama menunggu,” ucapnya.

Selain itu, lanjut ia menuturkan, bahwa pemanfaatan Mobil Pusling itu dikhususkan kepada masyarakat yang tidak mampu, sehingga bisa dibawa ke puskesmas atau rumah sakit daerah.

Baca Juga :  Siap Tarung di Pilkada 2024, Kiyai Unais Resmi Daftar Cabup ke DPC Partai Demokrat Sumenep

“Maka bisa melalui via telepon (Pendaftaran Online, red) untuk pelayanan Puskesmas Dasuk di 15 Desa secara gratis,” tuturnya.

“Bahwasanya mendaftar dari rumah pun sangat bisa, bahkan konsultasi dengan dokter dari rumah itu sudah bisa,” jelasnya.

Namun, kata dia, perencanaan ini masih belum diedarkan terhadap masyarakat, karena ini masih dalam tahap proses lanjutan.

“Program ini harus benar-benar direncanakan dengan matang, yang pasti ketika pelayanan ini sudah dibuka maka antusias masyarakat pasti tinggi,” tambahnya.

“Untuk minggu depan ini, kami akan adakan rapat di lintas sektor dan mensosialisasikan bahwa ada program tersebut,” imbuhnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Ruang Digital Sehat, DPRD Sumenep Siap Berlakukan Batas Usia Medsos
DPRD Sumenep Siaga, Pengawasan DAK Rp49 Miliar Diperketat Total
Dari Disuspend ke Diprotes, Menu Nasi Kebiruan SPPG Jadung Bikin Siswa Enggan Makan
Petugas Rutan Sumenep Gagalkan Sabu yang Disembunyikan dalam Nasi Padang
IWO Sumenep Minta SE Segera Terbit, Intimidasi SPPG terhadap Guru Harus Dihentikan
Paripurna DPRD, Wabup Sumenep Tegaskan LKPJ 2025 Penuh Capaian dan Prestasi
SPPG Lenteng Timur 3 Kembali Langgar, MBG Baru Datang Saat Siswa Pulang
Infrastruktur Jadi PR Besar, Fraksi PAN DPRD Sumenep Minta Pemkab Tak Tinggal Diam

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 08:09 WIB

Wujudkan Ruang Digital Sehat, DPRD Sumenep Siap Berlakukan Batas Usia Medsos

Kamis, 2 April 2026 - 07:57 WIB

DPRD Sumenep Siaga, Pengawasan DAK Rp49 Miliar Diperketat Total

Rabu, 1 April 2026 - 22:44 WIB

Dari Disuspend ke Diprotes, Menu Nasi Kebiruan SPPG Jadung Bikin Siswa Enggan Makan

Rabu, 1 April 2026 - 12:06 WIB

Petugas Rutan Sumenep Gagalkan Sabu yang Disembunyikan dalam Nasi Padang

Rabu, 1 April 2026 - 08:32 WIB

IWO Sumenep Minta SE Segera Terbit, Intimidasi SPPG terhadap Guru Harus Dihentikan

Berita Terbaru

TEGAS: Ketua Komisi III DPRD Sumenep, M. Muhri (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

DPRD Sumenep Siaga, Pengawasan DAK Rp49 Miliar Diperketat Total

Kamis, 2 Apr 2026 - 07:57 WIB