Ratusan Siswa SMA di Sumenep Hadari Festival Macopat

- Redaksi

Senin, 22 Januari 2024 - 06:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Festival Macopat

Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Festival Macopat

SUMENEP, SPEUTARJATIM – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi Wongsojudo,menggelar Festival Macopat, untuk menjaga dan merawat budaya leluhur dengan menghadirkan ratusan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.

“Pemerintah daerah berusaha untuk mengenalkan Macopat lebih jauh tentang sejarah dan identitas daerah, dengan mewariskan nilai-nilai seni budaya kepada generasi muda,” katanya, di Pendopo Agung Keraton, Senin (22/1/2024).

Dengan mewarisi macopat kepada generasi muda, kata dia, merupakan langkah nyata dalam menjaga kearifan budaya lokal untuk saat ini dan masa mendatang, sehingga tidak punah dan terkikis oleh kemajuan zaman.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Diharapkan, pelajar atau generasi muda peduli untuk melestarikan, menjaga dan memelihara macopat dengan mengembangkan nilai budaya itu,” ujarnya.

Baca Juga :  PWI Jatim Sesalkan Petugas KPK Bertindak Arogan hingga Halangi Kerja Wartawan di Sumenep

Festival yang baru pertama diadakan 2024 ini, lanjut ia menjelaskan, akan menjadi media edukasi kepada para pelajar dan generasi muda, untuk bersama-sama mengangkat seni budaya agar diminati generasi muda, karena saat ini, penggiat macopat hanya dilakukan oleh lanjut usia.

“Apalagi, perkembangan teknologi yang semakin cepat telah membuat banyak budaya daerah tergerus. Oleh karena itu, melestarikan budaya daerah sangat penting dilakukan demi memelihara nilai-nilai tradisional yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

“Pemerintah daerah tentu saja mendorong kegiatan seni budaya dalam rangka melestarikannya, karena budaya daerah bisa memberikan nilai-nilai edukasi, seperti nilai-nilai religi, moral, dan pendidikan,” tandasnya.

Baca Juga :  Hairul Anwar, Caleg DPRD Sumenep dari PAN Siap Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Lanjut ia menuturkan, bahwa dalam kesempatan itu tidak hanya menampilkan Macopat oleh kelompok Setia Kawan, dari Desa Parsanga, Kecamatan Kota.

Namun juga Tari Sintung yang berasal dari Dusun Batang, Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, dan Topeng Dalang oleh Rukun Pewaras Kecamatan Dasuk. (EM)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar
Disperkimhub Sumenep Terapkan Tarif Parkir Nonberlangganan bagi Kendaraan Pelat Luar
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar

Berita Terbaru