Ribuan Warga Padati Sumenep Sun Run 2025, Olahraga Jadi Gaya Hidup Baru

- Redaksi

Minggu, 14 Desember 2025 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMANGAT: Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo (tengah) didampingi Forkopimda serta pimpinan OPD saat melepas kegiatan Sumenep Sun Run (SandiGT - Seputar Jatim)

SEMANGAT: Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo (tengah) didampingi Forkopimda serta pimpinan OPD saat melepas kegiatan Sumenep Sun Run (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Ribuan warga Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memadati kawasan Taman Potre Koneng untuk mengikuti ajang Sumenep Sun Run 2025 yang digelar pada Minggu (14/12/2025).

Antusiasme tinggi masyarakat menjadi sinyal kuat bahwa olahraga mulai ditempatkan sebagai bagian penting dalam kehidupan sosial warga.

Ajang lari massal ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan strategi pemerintah daerah dalam membangun kesadaran publik akan pentingnya pola hidup aktif di tengah tantangan gaya hidup modern. Sun Run menjadi ruang perjumpaan antara olahraga, edukasi kesehatan, dan interaksi sosial.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo hadir langsung di tengah peserta, didampingi unsur Forkopimda dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menegaskan bahwa gerakan hidup sehat merupakan bagian integral dari arah pembangunan Kabupaten Sumenep.

Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala Dinas PUTR Kabupaten Sumenep, Erik Susanto menjelaskan, bahwa Sumenep Sun Run 2025 dikemas secara inklusif dengan dua kategori, yakni Fun Run 5K dan Fun Run 10K, agar dapat diikuti seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga :  Ancam Tarik Motor, Debt Collector di Sumenep Diduga Peras Warga Rp3 Juta

“Kami ingin semua masyarakat bisa terlibat. Baik yang sudah terbiasa berlari maupun yang baru memulai, semuanya mendapat ruang yang sama,” ujarnya.

Ia menilai tingginya partisipasi peserta menunjukkan perubahan pola pikir masyarakat terhadap olahraga. Lari kini tidak lagi dipandang sebagai aktivitas eksklusif, melainkan kebutuhan dasar yang mudah dilakukan dan berdampak besar bagi kesehatan.

“Kegiatan ini akan kami jadikan agenda berkelanjutan. Bukan sekadar event, tetapi bagian dari edukasi publik tentang pentingnya menjaga kebugaran tubuh,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, bahwa pembangunan kesehatan masyarakat harus diawali dari perubahan perilaku.

Pemerintah, menurutnya, memiliki tanggung jawab untuk menciptakan ruang dan momentum agar masyarakat terdorong berproses menuju pola hidup sehat.

“Olahraga itu soal kebiasaan. Jika sudah menjadi kebiasaan, maka sehat akan datang dengan sendirinya. Melalui Sumenep Sun Run, kami ingin membangun kesadaran itu bersama-sama,” tegasnya.

Ia menambahkan, kesehatan fisik berbanding lurus dengan produktivitas dan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, Pemkab Sumenep mendorong agar aktivitas olahraga tidak berhenti pada event, melainkan berlanjut dalam rutinitas harian masyarakat.

Lebih jauh, Sumenep Sun Run 2025 diproyeksikan menjadi ruang interaksi sosial sekaligus sarana edukasi terbuka. Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup warga.

Baca Juga :  Raker 2026, Ketua IWO Sumenep Ajak Anggota Tetap Solid: Tak Kompak, Silakan Mundur!

“Melalui ribuan langkah yang tercipta pagi ini, Sumenep mengirim pesan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Penulis : Sand

Editor : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Haul ke 48 KH Abdul Mannan, Spirit Pengabdian Hidupkan Tradisi Keilmuan Pesantren
Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media
Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing
PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain
Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru
2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan
Pasca Penahanan Kades Pragaan Daya, Aktivis Ingatkan Bahaya Program Fiktif dan Kelalaian Administrasi

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:40 WIB

Haul ke 48 KH Abdul Mannan, Spirit Pengabdian Hidupkan Tradisi Keilmuan Pesantren

Kamis, 30 April 2026 - 16:35 WIB

Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media

Kamis, 30 April 2026 - 09:38 WIB

Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain

Senin, 27 April 2026 - 14:12 WIB

Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Berita Terbaru