RSUD dr. H. Moh. Anwar Harap Pemkab Sumenep Segara Anggarkan Fasilitas Terapi HBOT Demi Jaga Kesehatan Nelayan

- Redaksi

Minggu, 4 Mei 2025 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SWAFOTO: Direktur RSUD Sumenep, dr. Erlyati (memakai batik) saat mendapingi Wabup Sumenep, Imam Hasyim (tengah) saat mencoba terapi HBOT milik Lembaga Kesehatan Kelautan TNI Angkatan Laut (Doc. Seputar Jatim)

SWAFOTO: Direktur RSUD Sumenep, dr. Erlyati (memakai batik) saat mendapingi Wabup Sumenep, Imam Hasyim (tengah) saat mencoba terapi HBOT milik Lembaga Kesehatan Kelautan TNI Angkatan Laut (Doc. Seputar Jatim)

 

SUMENEP, Separ Jatim – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, meminta pemerintah daerah (pemda) agar segera mempersiapkan alokasi anggaran untuk fasilitas terapi hiperbarik atau Hyperbaric Oxygen Therapy (HBOT)

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Erliyati menegaskan, bahwa kebutuhan akan fasilitas terapi hiperbarik atau HBOT di Kota Keris sangat mendesak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini, karena berkaitan dengan kondisi geografis Sumenep sebagai wilayah kepulauan yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan dan penyelam tradisional.

Sehingga Aktivitas tersebut memiliki resiko tinggi terhadap gangguan kesehatan nelayan akibat perubahan tekanan udara, sehingga diperlukan penanganan medis yang memadai.

Menurutnya, pengadaan fasilitas HBOT memerlukan anggaran yang cukup besar, ia berharap pemerintah daerah dapat mempersiapkan alokasi anggaran secara matang agar fasilitas tersebut dapat segera tersedia.

Baca Juga :  MBS Billiard Sumenep Gelar Event Se-Jawa Timur, Ratusan Peserta Rebutkan Hadiah Fantastis

Kebutuhan ini, kata dia, saat mendampingi Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, yang mencoba langsung terapi hiperbarik milik Lembaga Kesehatan Kelautan TNI Angkatan Laut (Lakesla).

Dimana uji coba ini dilakukan pada kedalaman 5 meter selama 30 menit, bertempat di fasilitas Lakesla, Jumat (2/5) kemarin.

“Terapi oksigen hiperbarik sangat penting, tidak hanya untuk membantu penyelam yang mengalami dekompresi, tetapi juga dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit yang berkaitan dengan kekurangan oksigen di jaringan tubuh,” ucapnya, Minggu (4/5/2025).

Lanjut ia menuturkan, bahwa peralatan milik Lakesla saat ini masih berupa ambulans hiperbarik portabel.

Jika Pemerintah Kabupaten Sumenep ingin menghadirkan fasilitas terapi hiperbarik permanen di rumah sakit daerah, dibutuhkan anggaran sekitar Rp 5 miliar.

Maka dengan mempertimbangkan karakteristik wilayah dan kebutuhan masyarakat, ia berharap pengadaan alat tersebut dapat menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Kebutuhan anggarannya memang cukup besar, sekitar Rp 5 miliar. Namun, kami berharap ada perhatian khusus karena fasilitas ini akan menjadi layanan penting yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Sumenep,” pungkasnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ACCESS Siap Teliti Dampak MBG terhadap Gizi Anak di Pamekasan, DPRD dan Dinkes Beri Dukungan Penuh
Perkuat Kepercayaan Publik, RSUD Moh Anwar Sumenep Terapkan Kebijakan Kompensasi Pasien
Keselamatan Pasien Jadi Prioritas, RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Sistem Validasi Data
RSUD Moh Anwar Sumenep Luncurkan Inovasi Pengantaran Obat Gratis ke Rumah Pasien
Dinkes P2KB Sumenep Percepat Evaluasi PTM, Dorong Skrining Proaktif hingga ke Masyarakat
Dinkes P2KB Sumenep Turun Tangan, Layanan Puskesmas Pandian Didorong Lebih Optimal
RSUD Moh Anwar Sumenep Luncurkan Teknologi RFA, Tangani Tumor Tanpa Operasi
Selama Ramadhan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Tetap Maksimal Layani Pasien 24 Jam

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:57 WIB

Perkuat Kepercayaan Publik, RSUD Moh Anwar Sumenep Terapkan Kebijakan Kompensasi Pasien

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:34 WIB

Keselamatan Pasien Jadi Prioritas, RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Sistem Validasi Data

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:15 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Luncurkan Inovasi Pengantaran Obat Gratis ke Rumah Pasien

Rabu, 22 April 2026 - 15:47 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Percepat Evaluasi PTM, Dorong Skrining Proaktif hingga ke Masyarakat

Selasa, 21 April 2026 - 11:44 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Turun Tangan, Layanan Puskesmas Pandian Didorong Lebih Optimal

Berita Terbaru