Satukan Pemahaman, RSUD Moh Anwar Sumenep Gelar Rakor Bersama Seluruh Kepala Puskesmas

- Redaksi

Kamis, 24 November 2022 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, seputarjatim.com–Setelah di launching oleh Bupati Sumenep terkait pengobatan gratis atau yang lebih dikenal dengan Universal Health Coverage (UHC) , Pemerintah kabupaten Sumenep melalui RSUD. dr. Moh Anwar terus berbenah, salah satunya melaksanakan rapat koordinasi rujukan yang dihadiri oleh seluruh kepala Puskesmas daratan. Kamis (24-11-2022).

Selain dihadiri oleh kepala puskesmas daratan, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kabid Yankes dan Kesmas Dinas Kesehatan Sumenep, Dokter fungsional Puskesmas daratan serta seluruh kepala UGD Puskesmas daratan.

Kasi Humas RSUD dr Moh Anwar Sumenep, Arman Endika Putra kepada media ini mengungkapkan, kegiatan ini merupakan langkah untuk melakukan penyamaan pemahaman terkait program Universal Health Coverage (UHC) yang dilaunching oleh Bupati Sumenep beberapa waktu lalu.

Menurutnya, banyak yang diperlu di disdusikan dengan leading sector terkait implementasi program UHC ini, termasuk masalah rujukan antara puskesmas dan rumah sakit.

Baca Juga :  Seorang Nenek di Sumenep Luka Parah Diserang Celurit

“Ketika sudah ada kesepahaman, maka diharapkan nantinya masalah rujukan itu lebih optimal dan bisa mensukseskan apa yang sudah direncanakan dan dicanangkan untuk program UHC itu sendiri,”ucapnya.

Lanjut Arman, dalam pelaksanaan program UHC itu ada tiga bagian yang harus sama-sama paham dan memberi pemahaman yaitu, Pertama provider, Edukasi pasien dan supporting dari BPJS.

Untuk Provider, itu yang memberikan layanan seperti di RSUD dr H Moh Anwar Sumenep dan Puskesmas, sedangkan untuk edukasi pasien yaitu masalah pemahaman pasien mengenai alur pemanfaatan dan ini menjadi point penting keberhasilan dari program UHC itu sendiri.

“Tiga komponen ini harus bekerjasama agar apa yang direncanakan pada program UHC di Kabupaten Sumenep tidak ada kendala dan berjalan sesuai dengan apa yang di harapkan oleh bapak Bupati Sumenep,”terangnya.

Arman menegaskan, yang menjadi titik point dalam rakor kali ini yaitu melakukan evaluasi dengan penyamaan pemahaman yang harus dilakukan, karena menurut dirinya program ini berbeda dengan program sebelumnya.

Baca Juga :  3000 Abang Becak di Sumenep Terima Sembako dari Said Abdullah

“Pada program UHC ini, ada ketentuan yang ditentukan BPJS yang sama-sama harus dipahamkan. Maka juga harus ada keselarasan, kesepahaman, kesamaan tindakan yang dilakukan baik itu di Puskesmas maupun di RSUD Moh Anwar Sumenep,”tutupnya.

Sekedar untuk diketahui, terhitung sejak tanggal 7 November 2022, pemerintah kabupaten Sumenep telah memberlakukan program kesehatan gratis (UHC/ Universal Health Coverage) sebagai upaya meningkatkan kesehatan bagi semua warga di ujung timur pulau Madura.

Melalui program UHC ini, semua warga Sumenep yang tersebar di 330 desa di 27 kecamatan dataran dan kepulauan sudah bebas biaya berobat gratis di semua layanan kesehatan. Warga kabupaten Sumenep yang sakit cukup menunjukkan KTP elektronik kepada petugas, baik di puskesmas, klinik, maupun di rumah sakit. (Bam).

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG
MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor
Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik Lima Komisioner KI Sumenep Periode 2025–2029
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan
Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:12 WIB

MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:00 WIB

Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:22 WIB

Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam

Berita Terbaru