Tak Hanya di Desa Ellak Daya, Tambang Fosfat Yang Disinyalir Ilegal Merembet ke Desa Daramista

- Redaksi

Kamis, 27 Oktober 2022 - 12:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

SUMENEP, seputarjatim.com–Aktivitas tambang fosfat yang berlokasi dikecamatan Lenteng, kabupaten Sumenep, Madura rupanya tidak hanya beraktivitas di Desa Ellak Daya, Namun pihak penambang juga melakukan penambangan di Desa Daramista Kecamatan setempat.

Hal itu terungkap setelah kepala desa Ellak Daya, mendatangi Kantor kepala desa Daramista untuk bertemu membahas terkait tambang yang disinyalir ilegal tersebut.

Menurut Kepala Desa Daramista, awalnya dirinya mengaku tidak tahu-menahu kalau ada aktivitas pertambangan fosfat yang dilakukan oleh penambang di desanya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena menurut pengakuannya, lokasi tambang fosfat tersebut lokasinya satu lokasi dengan yang di desa Ellak Daya.

“Awalnya saya tidak tahu kalau ada tambang fosfat di desa kami, namun setelah saya didatangi kepala desa Ellak Daya dan di lihat di peta desa, baru ketahuan kalau ada aktivitas tambang di desa Daramista,” jelas Dodi Arista. Kamis (27-10-2022).

Bahkan dirinya juga mengaku tidak ada pemberitahuan kepada pihak pemerintah desa dari penambang kalau akan melakukan penambangan di desa Daramista.

Baca Juga :  Harkopnas Ke-75, Bupati Sumenep Terima Penghargaan

“Saya baru tahu sekarang, itupun dikasih tahu oleh kepala desa Ellak Daya, kalaupun nantinya ada pemberitahuan pasti kami tidak akan kasih izin kalau izinnya belum lengkap,” terangnya.

Sebelumnya, Pantauan media ini bersama sejumlah media di lokasi penambangan. Nampak sejumlah pekerja sedang sibuk mengemas hasil tambang fosfat kedalam karung.

Tumpukan karung yang sudah terisi hasil tambang fosfat nampak berjejer di sekitar aktivitas penambangan.

Bahkan terpantau bekas dari penambangan fosfat ini di sekitar lokasi terdapat kubangan lubang yang dalam hingga sekitar beberapa meter.

Baca Juga :  Penyelesaian Dugaan Penyimpangan P2TL PLN Sumenep Kembali Disorot, Nama Benny dan Iksan Dihilangkan

Seorang pekerja mengaku aktivitas yang dilakukan terkait penambangan fosfat.

“Iya fosfat,” kata seorang pekerja yang berhasil dikonfirmasi sejumlah media di lokasi tambang fosfat di Dusun Bukakak, Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Rabu (26/10/2022).

Namun seorang yang bekerja di penambangan fosfat di Dusun Bukakak, Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, ini mengaku tidak tahu menahu siapa bosnya.

Dia hanya mengaku di suruh seseorang untuk bekerja namun enggan mengungkapkan siapa yang menyuruh.

“Saya hanya kerja pak,” akunya.

Sampai berita ini tayang kembali, seputarjatim.com bersama tim akan terus melakukan upaya konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak berwenang lainnya. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Berita Terbaru