Tiga Orang di Sumenep Disambar Petir, Satu Meninggal Dunia Dua Luka-luka

- Redaksi

Kamis, 2 Januari 2025 - 18:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

MENGENASKAN: 1 orang korban meninggal dunia akibat disambar petir

MENGENASKAN: 1 orang korban meninggal dunia akibat disambar petir

SUMENEP, Seputar Jatim – Tiga orang disambar petir di area sawah tepatnya di Desa Kacongan, Kecamatan Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Atas kejadian tersebut mengakibatkan 1 orang meninggal dunia dan 2 orang lainnya mengalami luka-luka dan syok.

Kasi Humas Polres Sumenep, Widiarti mengatakan, kejadian tersebut berdasarkan laporan melalui Call Center 112 dan Informasi dari masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang meninggal yaitu Sunare (perempuan), kelahiran 20-12-1950. Alamat Dusun Tenggina RT/RW 03/11 Desa Batang-batang daya, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep,” ungkapnya, Kamis (2/1/2025).

Baca Juga :  Gamas Desak Pemkab Sumenep Tak Beri Izin Acara Urban Night dengan DJ Almira

Yang mengalami Luka-luka, lanjut dia, yaitu Wana (perempuan) asal Dusun Tenggina RT/RW 03/10 Desa Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep.

“Dan Sahmia (Perempuan) kelahiran 28-10-1982. Alamat Dusun Ares Daja RT/RW 14/03 Desa Totosan, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep,” katanya.

Ia menegaskan, kronologis kejadian bahwa pada pukul 13.00 WIB, saat hujan deras yang disertai petir.

“Pada saat itu, Korban atas nama Sunare bersama dengan dua orang lainnya sedang bekerja di tengah sawah untuk melakukan aktivitas memupuk padi,” tegasnya.

Ia menyampaikan, namun pada saat korban memupuk sawah tersebut telah terjadi sambaran petir yang cukup keras yang mengenai petani sebanyak tiga orang.

“Selanjutnya, Sahmia berteriak meminta tolong kepada Para petani disekitar bahwa ada yang terkena petir,” bebernya.

Lebih lanjut, Widiarti mengatakan, selanjutnya para petani disekitar sawah tersebut memberikan pertolongan kepada dua korban yang mengalami luka-luka, dan mengevakuasi satu korban yang telah meninggal dunia.

“Dan pada pukul 13.30 Wib, datang Ambulance dari RSUD Moh. Anwar untuk membawa korban yang meninggal dunia kerumah duka dan dua orang yang mengalami luka-luka di bawa ke Puskesmas Batang-batang untuk dilakukan pertolongan,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan
Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?
Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan
Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan
Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:54 WIB

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:02 WIB

Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:40 WIB

Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:08 WIB

Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Berita Terbaru

ILUSTRASI: 
Sejumlah batang kayu jati yang telah ditebang ditemukan di kawasan hutan Desa Nonggunong, Kecamatan Nonggunong, Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:04 WIB