Home / Tak Berkategori

Tim Satgas Anti Botoh, Upaya Polres Kediri Tekan Perjudian Pilkades

- Redaksi

Selasa, 29 Oktober 2019 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI, seputarjatim.com- Dalam hitungan hari lagi, masyarakat Kabupaten Kediri akan menggelar pesta demokrasi yaitu pemilihan pilkades serentak. Berbagai upaya pun terus dilakukan Polres Kediri agar pemilihan Pilkades serentak tersebut berjalan lancar.

Salah satu yang menjadi atensi Polres Kediri adalah mengantisipasi potensi perjudian saat berlangsungnya pemilihan kepala desa serentak. Mencegah itu, Polres Kediri membentuk tim khusus satgas anti botoh. Tim khusus ini merupakan gabungan dari Satuan Reskrim dan Satuan Intelkam.

Baca Juga :  Polda Jatim Berikan Bantuan Sembako Bagi Masyarakat Yang Membutuhkan

“Saat ini masih kondusif, namun demikian tetap kita tidak boleh underestimate. Kita akan melakukan patroli untuk mengantisipasi hal tersebut,” tegas AKBP Roni, Kapolres Kediri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kapolres, saat Pilkades sangat rawan terjadinya perjudian. Bahkan perjudian tersebut bisa berpotensi mengganggu jalannya proses pesta demokrasi. Kendati saat ini belum ditemukan indikasi botoh, namun pihaknya tetap aktif melakukan pemantauan.

Baca Juga :  Tebing Longsor, Tutup Separuh Jalan

Untuk diketahui, di wilayah Kabupaten Kediri akan diadakan pilkades 250 desa yang ada di 26 Kecamatan. Polres Kediri akan menyiagakan 900 personil untuk melakukan pengamanan pada saat pilkades berlangsung. (nug/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lewat Pekan Seni Madura X, Sanggar Lentera Ajak Generasi Muda Hidupkan Kembali Dunia Seni
Inovasi Sumenep Makin Dilirik, Pemprov NTB Datang Menimba Pengalaman
Hari Bhayangkara ke-80, Momentum Perkuat Sinergi Demi Sumenep Kondusif
246 Desa di Sumenep Siap Gelar Pilkades Serentak 2027, Anggaran hingga Rp120 Juta per Desa
Warisan Budaya Islam Tetap Hidup, Bupati Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan Sumenep
Bupati Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Arah Pembangunan Sumenep
Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru
HAURA HT ke 57 Resmi Dibuka, Ketua Yayasan Minta Lulusan Jadikan Jejak Alumni Berprestasi sebagai Inspirasi

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:10 WIB

Lewat Pekan Seni Madura X, Sanggar Lentera Ajak Generasi Muda Hidupkan Kembali Dunia Seni

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:38 WIB

Inovasi Sumenep Makin Dilirik, Pemprov NTB Datang Menimba Pengalaman

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:50 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Momentum Perkuat Sinergi Demi Sumenep Kondusif

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:53 WIB

246 Desa di Sumenep Siap Gelar Pilkades Serentak 2027, Anggaran hingga Rp120 Juta per Desa

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:40 WIB

Warisan Budaya Islam Tetap Hidup, Bupati Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan Sumenep

Berita Terbaru