246 Desa di Sumenep Siap Gelar Pilkades Serentak 2027, Anggaran hingga Rp120 Juta per Desa

- Redaksi

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GAGAH: Kepala DPMD Sumenep, Achmad Dzulkarnain, saat memberikan keterangan terkait persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2027 yang akan diikuti 246 desa di Kabupaten Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

GAGAH: Kepala DPMD Sumenep, Achmad Dzulkarnain, saat memberikan keterangan terkait persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2027 yang akan diikuti 246 desa di Kabupaten Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pesta demokrasi terbesar di tingkat desa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dipastikan akan berlangsung pada 2027 mendatang.

Sebanyak 246 desa dijadwalkan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak, dengan seluruh biaya penyelenggaraan ditanggung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Meski pelaksanaannya diperkirakan berlangsung pada penghujung 2027, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep mulai mematangkan berbagai persiapan, mulai dari penyusunan regulasi, pemetaan kebutuhan penyelenggaraan, hingga kesiapan anggaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala DPMD Sumenep, Achmad Dzulkarnain, mengatakan pelaksanaan Pilkades masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat yang akan menjadi acuan dalam penyusunan tahapan serta jadwal pelaksanaan.

“Sebanyak 246 desa akan mengikuti Pilkades Serentak pada tahun 2027. Pelaksanaannya kemungkinan pada akhir tahun, namun kami masih menunggu juknis dari pemerintah pusat,” katanya, Selasa (30/6/2026).

Baca Juga :  Warisan Budaya Islam Tetap Hidup, Bupati Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan Sumenep

Ia menegaskan, pemerintah daerah memilih tidak terburu-buru menetapkan tahapan sebelum regulasi resmi diterbitkan.

Langkah tersebut dilakukan agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan dan terhindar dari potensi persoalan hukum.

Selain regulasi, kesiapan anggaran menjadi perhatian utama. Pemkab Sumenep memastikan seluruh pembiayaan Pilkades Serentak akan ditanggung melalui APBD, dengan besaran anggaran yang disesuaikan berdasarkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di masing-masing desa.

“Anggaran ditanggung pemerintah daerah. Besarannya bervariasi sesuai jumlah hak pilih di masing-masing desa, berkisar antara Rp70 juta hingga Rp120 juta per desa,” bebernya.

Pilkades Serentak 2027 diproyeksikan menjadi salah satu agenda politik terbesar di Kabupaten Sumenep. Dengan ratusan desa menggelar pemungutan suara secara bersamaan, pemerintah dituntut memastikan seluruh tahapan berlangsung profesional, transparan, tertib, dan kondusif.

Saat ini, DPMD juga mulai melakukan pemetaan kebutuhan penyelenggaraan sembari menunggu terbitnya juknis dari pemerintah pusat. Koordinasi dengan berbagai pihak terus diperkuat agar seluruh perangkat pendukung siap ketika tahapan resmi dimulai.

Dengan begitu, DPMD berharap Pilkades Serentak 2027 tidak sekadar menjadi ajang pergantian kepemimpinan desa, tetapi juga menjadi momentum memperkuat demokrasi lokal sekaligus melahirkan kepala desa yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan desa.

Masyarakat pun diimbau menjaga persatuan dan kondusivitas menjelang pelaksanaan Pilkades. Perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun semangat kebersamaan harus tetap dijaga demi mewujudkan Pilkades yang aman, damai, dan berkualitas. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Arah Pembangunan Sumenep
Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru
4 Pejabat Eselon II Dilantik, Bupati Sumenep Minta Program Prioritas Segera Dieksekusi
Ketua DPRD Sumenep Buka Suara, Bantah Tudingan Lembaganya Tertutup
Bupati Sumenep Salurkan Bantuan untuk Lembaga Keagamaan dan Mahasiswa Kurang Mampu
Usung Tema Songennep Sodek Parjuga, Logo Hari Jadi Sumenep ke-758 Resmi Diperkenalkan
SIMANTRA Resmi Diluncurkan, Pemkab Sumenep Siapkan Talenta ASN Unggul
DPRD Sumenep Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkab Kembali Raih WTP 9 Kali Berturut-turut

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:53 WIB

246 Desa di Sumenep Siap Gelar Pilkades Serentak 2027, Anggaran hingga Rp120 Juta per Desa

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:32 WIB

Bupati Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Arah Pembangunan Sumenep

Senin, 29 Juni 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:08 WIB

4 Pejabat Eselon II Dilantik, Bupati Sumenep Minta Program Prioritas Segera Dieksekusi

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:43 WIB

Ketua DPRD Sumenep Buka Suara, Bantah Tudingan Lembaganya Tertutup

Berita Terbaru