SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus memperkuat perannya dalam membangun karakter generasi muda melalui berbagai kegiatan berbasis budaya, sejarah, dan kreativitas.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Lomba Mewarnai Sketsa Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, yang digelar di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Minggu (28/6/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Bulan Bung Karno sekaligus masuk dalam Kalender Event Sumenep 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ratusan peserta dari jenjang PAUD, TK/RA hingga SD mengikuti perlombaan dengan penuh antusias. Tak sekadar menjadi ajang unjuk kreativitas, kegiatan ini juga menjadi media edukasi untuk menanamkan nilai nasionalisme, cinta tanah air, dan penghormatan terhadap jasa para pendiri bangsa sejak usia dini.
Kepala Disbudporapar Kabupaten Sumenep melalui Kepala Bidang Pariwisata, Andre Zulfikarnain, mengatakan setiap kegiatan yang diselenggarakan pihaknya dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pembangunan sumber daya manusia.
“Disbudporapar ingin setiap event yang kami selenggarakan memiliki nilai edukasi. Kami tidak hanya menghidupkan kegiatan budaya dan pariwisata, tetapi juga menghadirkan ruang belajar yang mampu menanamkan nilai nasionalisme, kreativitas, serta kecintaan terhadap sejarah bangsa kepada anak-anak sejak dini,” ujarnya.
Menurut Andre, pendekatan melalui seni menjadi cara yang efektif untuk memperkenalkan nilai-nilai kebangsaan kepada anak-anak karena lebih komunikatif, menyenangkan, dan mampu membangun kedekatan emosional.
“Bung Karno adalah simbol perjuangan dan persatuan bangsa. Melalui kegiatan mewarnai, anak-anak tidak sekadar mengenal wajah beliau, tetapi juga mulai memahami nilai perjuangan, semangat gotong royong, dan rasa cinta kepada Indonesia. Inilah yang ingin terus dibangun oleh Disbudporapar melalui berbagai program kebudayaan,” katanya.
Ia menegaskan, Disbudporapar tidak hanya berfokus pada pelestarian seni dan budaya, tetapi juga menjadikan setiap kegiatan sebagai wadah pembinaan bakat sekaligus investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang kreatif dan berkarakter.
“Kami percaya pembangunan daerah tidak cukup hanya melalui infrastruktur. Yang jauh lebih penting adalah membangun kualitas manusianya. Karena itu Disbudporapar akan terus menghadirkan event yang mampu melahirkan anak-anak kreatif, percaya diri, mencintai budaya, menghargai sejarah, dan memiliki karakter kebangsaan yang kuat,” tegasnya.
Tingginya antusiasme peserta serta dukungan orang tua, lanjut Andre, menjadi bukti bahwa kegiatan berbasis edukasi kreatif semakin dibutuhkan masyarakat. Hal tersebut menjadi motivasi bagi Disbudporapar untuk terus memperluas ruang-ruang kreativitas bagi generasi muda.
“Ke depan kami akan terus memperkuat Kalender Event Sumenep dengan kegiatan yang berkualitas, inklusif, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Disbudporapar ingin setiap event menjadi ruang belajar, ruang berkarya, sekaligus ruang memperkuat identitas budaya Kabupaten Sumenep,” ungkapnya.
Andre berharap Bulan Bung Karno tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran sejarah dan memperkuat karakter generasi penerus bangsa.
“Komitmen Disbudporapar adalah menjadikan kebudayaan sebagai fondasi pembangunan karakter masyarakat. Karena itu kami akan terus berinovasi menghadirkan kegiatan yang menggabungkan unsur budaya, pendidikan, sejarah, dan pariwisata sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” pungkasnya.
Dalam perlombaan tersebut, penilaian dilakukan secara profesional oleh dewan juri yang terdiri atas M. Faris Wajdi, Sumantri Hotsu, dan Haris Sudarsono. Aspek yang dinilai meliputi kreativitas, komposisi warna, kesesuaian tema, teknik pewarnaan, serta kerapian hasil karya. Panitia menegaskan keputusan dewan juri bersifat independen, objektif, final, dan tidak dapat diganggu gugat.
Daftar Pemenang Lomba Mewarnai Sketsa Bung Karno 2026
Kategori PAUD/TK/RA
- Juara I: Agesha Malipa Nur Afiqah (TK Al-Qadar) – 268 poin.
- Juara II: Arumi Alnira P. (TK Masjid Agung) – 265 poin.
- Juara III: Mulya Altaqfun H. (TK Tarate) – 262 poin.
- Harapan I: Aura Shimon Ardhani K. (PAUD Tabunayya) – 260 poin.
- Harapan II: Afifah Humna Ramadhani (TK Aisyiyah Ulyumini) – 258 poin.
- Harapan III: Qaery Ramadlani (PAUD Al-Qur’an Nur Fadillah) – 255 poin.
Kategori SD
- Juara I: Khayla Adzkia A. (SDIT Al-Hidayah) – 269 poin.
- Juara II: Nuri Fathurah (MIN 1 Sumenep) – 266 poin.
- Juara III: Gibran Maula (SDIT Pangarangan 1) – 263 poin.
- Harapan I: Gaushaan Raffasya (SDIT Pangarangan 1) – 261 poin.
- Harapan II: Maulidatur Rizkiyah (SDN Kembangbah Barat 2) – 259 poin.
- Harapan III: Ulfa Maghfirah A. (SDIT Pangarangan 5) – 256 poin. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://seputarjatim.com









