401 PNS Purna Tugas, BKPSDM Sumenep Tunda Rekrutmen Demi Efisiensi Anggaran

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 15:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

TERSENYUM: Kepala BKPSDM Sumenep, Benny Irawan, saat ditemui di ruang kerjanya (SandiGT - Seputar Jatim)

TERSENYUM: Kepala BKPSDM Sumenep, Benny Irawan, saat ditemui di ruang kerjanya (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Sebanyak 401 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dipastikan memasuki masa pensiun sepanjang tahun 2026.

Jumlah yang cukup besar ini menjadi tantangan serius bagi keberlangsungan kinerja birokrasi di lingkungan pemerintah daerah.

Di tengah potensi meningkatnya kebutuhan tenaga aparatur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep justru memutuskan tidak membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun ini.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari penyesuaian terhadap kondisi keuangan daerah serta upaya efisiensi belanja.

Keputusan ini menempatkan Pemkab Sumenep pada posisi dilematis. Di satu sisi, pengendalian anggaran menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas fiskal.

Namun di sisi lain, berkurangnya ratusan pegawai secara bersamaan berpotensi menimbulkan kekosongan di berbagai sektor pelayanan publik.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, Benny Irawan, menyampaikan bahwa ratusan PNS yang pensiun tersebut tersebar di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca Juga :  109 Klub Tumpah Ruah, Piala Bupati Sumenep 2026 Jadi Panggung Kebangkitan Voli Daerah

“Untuk tahun ini jumlah PNS yang akan pensiun sekitar 401 pegawai,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Ia menegaskan, tidak adanya rekrutmen CPNS tahun ini merupakan bagian dari penyesuaian terhadap regulasi pengelolaan keuangan daerah, khususnya terkait kebijakan Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD).

“Untuk tahun ini tidak ada rekrutmen CPNS. Kemungkinan tahun berikutnya, namun tetap melihat ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Sumenep akan mengoptimalkan peran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih aktif, termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), guna menjaga kualitas layanan publik tetap berjalan.

“Kami akan mengoptimalkan SDM yang ada agar pelayanan tetap maksimal,” tambahnya.

Meski demikian, sejumlah kalangan menilai kebijakan ini berpotensi meningkatkan beban kerja bagi pegawai yang tersisa.

Selain itu, pensiunnya tenaga berpengalaman dalam jumlah besar juga dikhawatirkan berdampak pada kualitas tata kelola di sejumlah sektor strategis.

Kondisi ini menuntut langkah manajerial yang lebih adaptif, mulai dari redistribusi pegawai, peningkatan kompetensi, hingga pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik. Tanpa inovasi, kebijakan efisiensi justru berisiko menjadi hambatan bagi kinerja pemerintahan.

Di sisi lain, Pemkab Sumenep memastikan seluruh PNS yang memasuki masa pensiun tetap memperoleh hak-haknya sesuai ketentuan, termasuk jaminan pensiun dan administrasi kepegawaian yang layak.

Kebijakan tanpa rekrutmen di tengah gelombang pensiun ini menjadi potret dinamika birokrasi daerah saat ini. antara tuntutan efisiensi anggaran dan kebutuhan menjaga kualitas pelayanan publik agar tetap optimal. (Sand/EM)

*

Penulis : Sand

Editor : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT ke 81 RI, Bupati Sumenep Ajak ASN Jadi Pelopor Pengibaran Bendera Merah Putih
DKPP Sumenep Kawal Ketat Pembibitan Prancak 95 demi Jaga Mutu Tembakau Premium
Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting
DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Isi Jabatan Kosong, Plt Dinilai Tak Efektif
Bupati Sumenep Ingatkan ASN: Jabatan Adalah Amanah, Layani Masyarakat dengan Integritas
Mangkir Dua Kali di Rapat KUA-PPAS, Sekda Sumenep Diguyur Mosi Tak Percaya Banggar DPRD
Bupati Sumenep Mulai Rotasi ASN Bertahap, Pejabat Baru Diuji Kinerja selama 6 Bulan
25 Pejabat Administrator Dilantik, Bupati Sumenep Pastikan Evaluasi Kinerja ASN Berjalan Ketat

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Sambut HUT ke 81 RI, Bupati Sumenep Ajak ASN Jadi Pelopor Pengibaran Bendera Merah Putih

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:35 WIB

DKPP Sumenep Kawal Ketat Pembibitan Prancak 95 demi Jaga Mutu Tembakau Premium

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:29 WIB

Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:26 WIB

DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Isi Jabatan Kosong, Plt Dinilai Tak Efektif

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Sumenep Ingatkan ASN: Jabatan Adalah Amanah, Layani Masyarakat dengan Integritas

Berita Terbaru

BERBAHAYA: Sejumlah pengendara melintas di lokasi ambruknya tiang listrik di ruas jalan setelah Jembatan Manyar menuju kawasan JIIPE, Gresik (Dok. Seputar Jatim)

Jawa Timur

10 Tiang Listrik Ambruk di Gresik, GM PLN UID Jatim Pilih Diam

Jumat, 7 Agu 2026 - 22:14 WIB