Heboh perbaikan Jalan Di Desa Mandala Hasil Swadaya, Ketua RT Setempat Beberkan Fakta Sebenarnya

- Redaksi

Senin, 30 Oktober 2023 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Perbaikan Jalan di dusun karang yang di klaim hasil swadaya

Foto:Perbaikan Jalan di dusun karang yang di klaim hasil swadaya

SUMENEP, seputarjatim.com–Pelaksanaan perbaikan jalan di Dusun Karang RT 09 RW 04, Desa Mandala Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura yang sempat viral menggunakan dana swadaya masyarakat ternyata berbanding terbalik 180 derajat dengan fakta di lapangan.

Pengaspalan jalan yang menurut info hampir menelan biaya kurang lebih 85 Juta Rupiah tersebut ternyata bukan hasil swadaya masyarakat, melainkan diduga ada yang sengaja mendanai untuk menjatuhkan kredibilitas pihak Pemdes Mandala.

Hal itu dibuktikan saat awak media mendatangi ketua RT 09 Dusun Karang, Desa setempat, menurut pengakuan ketua Rt, pihak warga khususnya warga RT 09 Dusun Karang tidak pernah di ajak musyawarah terkait perbaikan jalan tersebut.

“Sobung pak, sobung sombengan deri  warga, tak oning kaule jek dana Deri ka’ dimma (tidak pak, tidak ada sumbangan dari masyarakat, saya tidak tau itu dana dari mana) ,” ucap Mat Hosei ketua RT 09 RW 04. Senin (30-10-2023).

Masih kata Hosei, perbaikan jalan yang di klaim hasil swadaya masyarakat tersebut itu diduga hanya pencitraan dan mencari perhatian warga untuk mendapat suara yang dilakukan oleh warga setempat berinisial H.RS.

“Diawal, sebelum bulan puasa saya memang pernah diminta untuk bekerja untuk pengerjaan aspal, namun ditunggu-tunggu sampai saat ini tidak ada kabar, tiba-tiba perbaikan jalan tersebut sudah selesai,” pungkasnya.

Ditempat terpisah, Sekdes Mandala menyebutkan, perbaikan jalan di Dusun Karang RT 09 RW 04 Desa Mandala tersebut sebenarnya sudah masuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2023 untuk dilaksanakan di tahun 2024.

Baca Juga :  Hadiri Undangan Sekdakab Sumenep, BPD Sapeken Ungkap Alasan Berhentikan Panitia Pilkades Desa Sapeken

“Perlu kami pertegas lagi, bahwa kami setiap tahun sudah melaksanakan Musdes, nah pada saat acara Musdes tersebut semua usulan warga kita tampung, namun tidak semua usulan itu ter cover, tergantung kemampuan keuangan desa, itu juga berlaku untuk desa seluruh Indonesia,” ucap Rofiq.

Masih kata Rofiq, pekerjaan yang sudah masuk di APBDes 2023 dipastikan akan dikerjakan di tahun 2024, bahkan pihaknya sudah melakukan pengukuran di beberapa titik lokasi, termasuk di Dusun Karang RT 09 RW 04 desa setempat.

“Perbaikan jalan atau pengaspalan di Dusun Karang akan dilaksanakan tahun  2024 serta beberapa titik lainnya,” terangnya.

Rofiq menegaskan, setiap ada keluhan dari masyarakat pemdes Mandala selalu berikan bantuan dan solusi, termasuk perbaikan jalan rusak, baik secara langsung dari anggaran pribadi, maupun melalui program yang dianggarkan Pemdes Mandala.

“Tiap ada keluhan kita tetap akan bantu mencarikan solusi, termasuk terkait kerusakan jalan, untuk yang perbaikan jalan tersebut sebelumnya memang tidak ada konfirmasi dan musyawarah ke Pemdes, tiba-tiba buming di pemberitaan, itu yang sangat kami sesalkan,” ungkapnya.

Terakhir Rofiq berharap, kepada warga Mandala khususnya, untuk tidak menerima begitu saja atau secara sepihak setiap informasi yang bergulir di masyarakat. Namun, akan lebih baik langsung bertanya atau konfirmasi ke pihak Pemdes Mandala.

“Ini tahun politik, masyarakat jangan mau di adu domba, kami Pemdes Mandala adalah orang tua masyarakat Mandala, tidak mungkin kami selaku orang tua akan menelantarkan anaknya sendiri, ayo duduk bareng kami Pemdes Mandala 24 jam siap melayani warga Desa Mandala,” pungkasnya.

Baca Juga :  Rutan Sumenep Tutup HDKD 2022 Dengan Pelaksanaan Upacara Bendera

Sebelumnya, dikutip dari media Pekaaksara.com Warga Dusun Karang, Desa Mandala, Kabupaten Sumenep, ramai-ramai patungan memperbaiki jalan rusak. Aksi ini dilakukan karena mereka kesal jalan poros desa tersebut tak kunjung diperbaiki pemerintah desa setempat.

Jalan sepanjang 400 meter itu dikatakan sudah 10 tahun tak tersentuh. Oleh karena itu, demi kenyamanan arus lalu lintas, masyarakat memperbaiki secara patungan atau swadaya.

Warga setempat, Ahmad Rasyid mengatakan, perbaikan jalan secara swadaya masyarakat ini bukan hanya pertama kalinya. Pada 2021 sudah pernah diperbaiki. Namun, rusak kembali.

“Dulu kita perbaiki menggunakan semen dicampur pasir hitam. Sekarang mencoba kembali perbaikan demi kenyamanan masyarakat,” kata Rasyid.

Untuk perbaikan saat ini, bisa dipastikan akan lebih awet karena dilakukan berdasarkan pengelompokan kondisi atau tingkat kerusakan jalan sehingga bisa lebih kuat.

Rasyid menargetkan perbaikan akan selesai dalam waktu dekat. Sebab, semakin cepat perbaikan maka juga lebih baik bagi masyarakat ketika berkativitas.

“Paling lama 3 hari selesai biar masyarakat nyaman ketika melihtas di jalan ini,” ujarnya.

Dia menjelaskan, jalan ini merupakan akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Bahkan bisa dipergunakan untuk menuju ke empat lokasi. Pasar Rubaru, Desa Basoka, Banasare dan Karang Nangka. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan
Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai
Monev BPP Lenteng Dinilai Kabur, Keberadaan Bantuan Handtraktor Surya Tani Kian Misterius
Korluh BPP Lenteng Hemat Bicara Soal Poktan Surya Tani, Transparansi Bantuan Handtraktor Kian Samar
Kades Meddelan Mengamuk, Ketua BUMDes Diancam Dilaporkan!
Geram, Anggota Poktan Surya Tani Adukan Dugaan Raib Handtraktor ke DKPP Sumenep

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:22 WIB

Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:30 WIB

Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:00 WIB

Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:01 WIB

Monev BPP Lenteng Dinilai Kabur, Keberadaan Bantuan Handtraktor Surya Tani Kian Misterius

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:58 WIB

Korluh BPP Lenteng Hemat Bicara Soal Poktan Surya Tani, Transparansi Bantuan Handtraktor Kian Samar

Berita Terbaru

ILUSTRASI: Menu MBG basi yang hampir dikonsumsi oleh siswa di sekolah (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

Ayam Basi dalam Menu MBG, SPPG Marengan Daya Tuai Kecaman

Rabu, 28 Jan 2026 - 10:34 WIB

ILUSTRASI: Beberapa siswa membuang menu MBG karena tidak enak (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Berakhir Dibuang, Wali Murid Nilai SPPG Saronggi Gagal

Rabu, 28 Jan 2026 - 10:09 WIB

ILUSTRASI : Kepala SPPG Saronggi memilih bungkam saat ada MBG  yang bau (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Tak Aman, Siswa Terancam, Kepala SPPG Saronggi Bungkam

Selasa, 27 Jan 2026 - 22:20 WIB