Harga BBM Tembus 30 Ribu Per Liter, Ketua AKD Nonggunong Minta APMS Di Operasikan Kembali

- Redaksi

Sabtu, 18 November 2023 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: APMS yang ada di Kecamatan Nonggunong, Kabupaten Sumenep

Foto: APMS yang ada di Kecamatan Nonggunong, Kabupaten Sumenep

SUMENEP, seputarjatim.com–8 Kepala Desa yang ada di  Kecamatan Nonggunong, Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep mendatangi kantor Kecamatan setempat. Sabtu (18-11-2023).

Kedatangan pejabat Pemerintah Desa ini dalam rangka koordinasi menyikapi kelangkaan BBM bersubsidi di tengah masyarakat, khususnya warga yang berada di Kecamatan Nonggunong.

Kedatangan kepala desa yang dikomando langsung oleh ketua AKD Nonggunong tersebut diterima langsung oleh Camat Nonggunong, Roby Firmansyah.

Kepada media ini, ketua AKD Nonggunong menyebutkan bahwa, kelangkaan BBM di Kecamatan Nonggunong terjadi lantaran Agen Pemasok Minyak dan Solar (APMS) yang ada di Nonggunong sudah setahun lebih tidak berfungsi.

“Kedatangan kami kesini atas dasar keluh kesah masyarakat kami dibawah yang sampai saat ini kesulitan membeli BBM,” ucap H.Mansuri.

Masih kata H.Mansuri, saat ini, APMS yang berfungsi di Pulau Sapudi hanya di Kecamatan Gayam. Namun, sudah sekitar satu minggu pengiriman BBM ke APMS Gayam molor.

Baca Juga :  Safety Awareness & Security Review AirNav Surabaya

Akibatnya, saat ini harga ecer BBM di Kecamatan Gayam tembus Rp 15 ribu dan di Kecamatan Nonggunong tembus di angka 30 ribu per liter.

“BBM ini sama halnya seperti air bagi masyarakat pak, kalau sudah tidak ada BBM pasti berdampak terhadap harga kebutuhan pokok lainnya,” terangnya.

H.Mansuri menegaskan, 8 Desa yang ada di Kecamatan Nonggunong sepakat meminta agar APMS yang sebelumnya sudah pernah aktif dapat dioperasikan kembali, sehingga masyarakat Nonggunong tidak lagi menunggu kuota yang dari Kecamatan Gayam.

“Kami mewakili masyarakat 8 desa yang ada di Kecamatan Nonggunong meminta bapak Camat membantu berkomunikasi dengan pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mendorong pengaktifan kembali APMS di Nonggunong, agar kelangkaan serta tingginya harga BBM di kecamatan Nonggunong bisa di atasi,” pungkasnya.

Sementara itu Camat Nonggunong, Roby Firmansyah merespon baik kedatangan rombongan Kepala Desa se Kecamatan Nonggunong meskipun diluar jam dinas.

Baca Juga :  Pecut Semangat Nasionalisme, Warga RT 01/RW 06 Desa Kolor Sumenep Rayakan HUT Ke 79 RI dengan Gelar Pawai Budaya

Dirinya menyampaikan bahwa, keluh kesah dari Masyarakat yang diwakili masing-masing Kepala Desanya bakal disampaikan langsung kepada Bupati Sumenep melalui Kabag Perekonomian Pemkab Sumenep.

“Karena terkait APMS ini bukan kewenangan kami, jadi kami akan koordinasikan langsung kepada Pemkab tentang keluh kesah masyarakat terkait kelangkaan BBM,” ucapnya.

Robi menjelaskan bahwa tidak diaktifkannya APMS Nonggunong lantaran sertifikat APMS masih belum ada, sehingga tidak dapat dioperasikan lagi.

“Kami sudah koordinasi dengan Kabag perekonomian Pemkab Sumenep, Pihak APMS Nonggunong harus melengkapi ijin operasi dan sertifikatnya untuk diaktifkan kembali,” jelasnya.

Dirinya menegaskan, kuota BBM khusus warga Kecamatan Nonggunong dikirim melalui percepatan di APMS Gayam.

“Kemungkinan besar 4 hari lagi Kapal Tanker BBM sudah sampai, silahkan koordinasi dengan APMS Gayam,” pungkasnya. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terbaru