Puskesmas Batang-Batang Pastikan Suntik SHK Bukan Penyebab Kematian Bayi

- Redaksi

Kamis, 14 Desember 2023 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(foto istimewa)

(foto istimewa)

Sumenep, seputarjatim.com- Pihak Puskesmas Kecamatan Batang-Batang telah mendatangi rumah keluarga bayi yang meninggal pasca disuntik skreening hipotiroid kongenital (SHK) pada tanggal 20 November 2023 lalu. Dalam kesempatan tersebut, pihak Puskesmas menyampaikan hasil audit dari berbagai organisasi profesi yang dilakukan secara kolektif.

“Intinya kami sampaikan bahwa memang tidak ada korelasi antara pengambilan sampel darah SHK dengan demam dan sesak nafas yang kemudian setelahnya sang bayi meninggal. Sudah dikaji bersama, mulai kronologi, dari sejak lahir dan hingga dirujuk ke RSUD Sampang,” terang Kepala Puskesmas Batang-Batang Fatimatul Insaniyah, Kamis (14/12/2023).

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Sumenep Agustiono Sulasno mengatakan jika hasil audit kasus kematian bayi ini juga telah disampaikan ke Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Timur. Menurutnya, Pemkab Sumenep serius dalam menelaah penyebab kematian bayi.

“Karena kita tidak boleh berasumsi atau menduga-duga tentang penyebab meninggalnya bayi putra pasangan Abdul Aziz dan Rumnaini ini. Semua harus berbasis data, dan sudah kami hadirkan semuanya. Dan hasilnya memang SHK bukan penyebab kematian bayi. Ini yang perlu kita catat,” kata Kadinkes Agus, Kamis (14/12/2023).

Lebih lanjut menurut Agus, pengambilan sampel SHK adalah program pemerintah yang harus dilaksanakan setiap Puskesmas dalam setiap kelahiran bayi.

“Puskesmas Batang-Batang sudah ratusan kali menyuntik SHK. Dan baru kali ini saja, ada kejadian bayi meninggal. Jadi tidak benar kalau itu dianggap sebagai penyebabnya,” sambungnya.

Baca Juga :  Polres Blitar Kota Ungkap Kasus Curanmor di 12 TKP, Dua Tersangka Berhasil Diamankan

Sementara itu, Satgasus Audit Kematian Bayi bentukan Bupati Sumenep Achmad Fauzi terus berkoordinasi dalam merampungkan hasil kajian dari masing-masing organisasi profesi. Secara khusus, Bupati Fauzi juga menyampaikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya bayi pasangan Abdul Aziz dan Rumnaini itu.

“Saya ikut berduka cita atas meninggalnya bayi putra Pak Aziz dan Rumnaini. Soal penyebabnya tentu harus kita hormati bersama. Hasil auditnya memang tidak mengarah pada dugaan SHK sebagai penyebab kematian bayi. Terima kasih untuk tim satgasus atas keseriusannya menyelidiki penyebab sesungguhnya kematian bayi,” kata Bupati Fauzi. (red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Tuntutan Korupsi BSPS Digelar, Akankah Penyebutan Nama Oknum DPRD Sumenep Ditindaklanjuti?
Puluhan Pohon Jati Aset Desa Nonggunong Diduga Ditebang Ilegal, Pj Kades Minta Polisi Usut Tuntas
Sidang Korupsi BSPS di Sumenep Masuk Babak Penentuan, 6 Terdakwa Siap Diperiksa
Polemik Kades Meddelan, Camat Lenteng Terkesan Biarkan Sejumlah Pelanggaran
Kasus Penganiayaan di Lenteng Naik Status, Keluarga Korban Akhirnya Dapat Titik Terang
Polisi Tetapkan H sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Pemuda di Lenteng
Kasus Dugaan Penganiayaan di Lenteng Belum Tuntas, Jurnalis Pertanyakan Kinerja Polisi
Kejari Sumenep Perpanjang Penahanan Kades Pragaan Daya, Dugaan Kasus Korupsi Rp585 Juta Siap Masuk Meja Hijau

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:27 WIB

Sidang Tuntutan Korupsi BSPS Digelar, Akankah Penyebutan Nama Oknum DPRD Sumenep Ditindaklanjuti?

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:44 WIB

Puluhan Pohon Jati Aset Desa Nonggunong Diduga Ditebang Ilegal, Pj Kades Minta Polisi Usut Tuntas

Senin, 15 Juni 2026 - 11:05 WIB

Sidang Korupsi BSPS di Sumenep Masuk Babak Penentuan, 6 Terdakwa Siap Diperiksa

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:16 WIB

Polemik Kades Meddelan, Camat Lenteng Terkesan Biarkan Sejumlah Pelanggaran

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:19 WIB

Kasus Penganiayaan di Lenteng Naik Status, Keluarga Korban Akhirnya Dapat Titik Terang

Berita Terbaru

HANGUS: Personel Yonif TP 931/Kostrad (Satria Jokotole) bersama tim Pemadam Kebakaran Pemerintah Kabupaten Sumenep, mengendalikan kebakaran yang melanda Dusun Gunung, Desa Payudan Dundang, Kecamatan Guluk-Guluk (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

Sinergi TNI dan Damkar Padamkan Kebakaran Hebat di Guluk-Guluk

Sabtu, 11 Jul 2026 - 23:53 WIB