Festival Tan-Pangantanan Tonjolkan Budaya Lokal Sumenep

- Redaksi

Senin, 27 Mei 2024 - 14:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

BERJEJER: Para peserta Festival Tan-Pangantanan di Sumenep

BERJEJER: Para peserta Festival Tan-Pangantanan di Sumenep

SUMENEP, SEPUTARJATIM – Festival Tan-Pangantanan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menonjolkan nudaya lokal dalam mempromosikan budaya dan pariwisata daerahnya sendiri.

Acara yang berlangsung sukses ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sumenep dengan Komunitas Peduli Pendidikan setempat.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sumenep, Moh. Ikhsan menyatakan, bahwa festival ini sengaja mempromosikan budaya lokal, tujuannya untuk anak-anak bisa mengetahui adat dan budaya pengantin yang ada di Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Puskesmas Dasuk Sangat Terbantu dengan Kehadiran Mobil Pusling yang Diberikan Bupati Sumenep

“Kolaborasi yang terjalin dalam penyelenggaraan Festival ini, merupakan langkah konkret dalam mendukung kemajuan budaya lokal,” katanya, Senin (27/5/24).

Selain itu, kata dia, festival tersebut juga berhasil memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro dan kecil untuk mempromosikan produk-produknya secara langsung kepada masyarakat.

“Semangat yang tercipta dalam Festival ini dapat terus diperkuat dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam menggalang dukungan masyarakat dalam mempromosikan dan melestarikan budaya lokal,” ujarnya.

Sementara Wakil Bupati Sumenep, Dewi Khalifah, mengaku bahwa Tan-Pangantanan ini merupakan tradisi dan budaya Kabupaten Sumenep yang tetap dilestarikan dari sejak 1574 hingga sekarang.

Baca Juga :  Puskesmas Dasuk Pastikan Masyarakat Dapat Nikmati Program Bupati Melalui UHC 

“Dhe’ Nong Dhe’ Ne’ Nang ini, mengajarkan nilai-nilai tawaduk kepada anak-anak kita dan menghormati yang lebih tua. Bahkan disana ada kalimat ‘mon ta’ nondhe’ jaga jaggur’ yang artinya kalau tidak tunduk maka akan dijatuhkan ke laut,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Hiburan, Bupati Sumenep Sebut Festival Tong-Tong Jadi Ruang Kreativitas Seniman
Rukun Karya Genap 50 Tahun, Komitmen Lestarikan Ludruk Madura Tak Pernah Pudar
Disbudporapar Sumenep Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Jeren Serek 2026
Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik
Puluhan Pasang Sapi Kerap Meriahkan HUT Perdana DRT di Lapangan Giling Sumenep
Festival Kucing Busok Raas 2025: Ajang Konservasi Ras Langka yang Jadi Magnet Wisata
Hari Jadi Sumenep ke-756, 1000 Penari Topeng Meriahkan Puncak Prosesi Arya Wiraraja
Disbudporapar Sumenep Perjuangkan 5 Warisan Budaya Lokar Agar Ditetapkan sebagai WBTB Indonesia 2025

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 06:58 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Bupati Sumenep Sebut Festival Tong-Tong Jadi Ruang Kreativitas Seniman

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:44 WIB

Rukun Karya Genap 50 Tahun, Komitmen Lestarikan Ludruk Madura Tak Pernah Pudar

Senin, 11 Mei 2026 - 09:47 WIB

Disbudporapar Sumenep Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Jeren Serek 2026

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:47 WIB

Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik

Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:00 WIB

Puluhan Pasang Sapi Kerap Meriahkan HUT Perdana DRT di Lapangan Giling Sumenep

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB

Pamflet ekspansi pasar Rokok Makayasa (Dok. Seputar Jatim)

Ekonomi

Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa

Kamis, 10 Sep 2026 - 09:03 WIB