Brida Sumenep Terima Ratusan Inovasi di Tahun 2025

- Redaksi

Selasa, 4 Februari 2025 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERKACAMATA: Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep 2025, Benny Irawan, saat menjelaskan inovasi daerah 2025 (SandiGT - Seputar Jatim)

BERKACAMATA: Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep 2025, Benny Irawan, saat menjelaskan inovasi daerah 2025 (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menerima 127 inovasi daerah untuk membangun keberlanjutan Kabupaten Kota Keris.

Kepala Brida Sumenep, Benny Irawan mengatakan, dari 127 inovasi itu disampaikan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Kecamatan dan Masyarakat. Dari semua inovasi itu merupakan lanjutan dari tahun sebelumnya, dan sudah ada yang dijalankan jadi totalnya ada 127 untuk tahun 2025.

“Yang mana inovasi daerah itu telah ditetapkan oleh bupati pada tanggal 12 Desember 2024, yaitu mengatur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD, ASN, dan masyarakat dalam menggalakkan inovasi,” ujarnya. Selasa (4/2/2025).

Baca Juga :  Bakesbangpol Sumenep Luncurkan Mars Terbaru Demi Perkuat Wawasan Kebangsaan

Dengan begitu, pihaknya meminta data kepada OPD, BUMD, dan kecamatan untuk bisa menyampaikan inovasi yang telah diajukan.

“Dari Ratusan inovasi tersebut kemudian ada ajang mengukur indeks inovasi daerah dari 127 inovasi yang telah disampaikan, dan disitulah juga ada 20 indikator,” jelasnya.

Kemudiam, dari 127 inovasi itu akan didalami lagi. Apabila sudah memenuhi dengan standar indikator, baru kemudian setelah itu pihaknya akan melakukan monitoring.

“Salah satu contoh dari indikator itu, SK dan rancang bangunannya seperti apa, sudah sesuai apa tidak, meskipun sebenarnya bentuk inovasi itu ada tiga,” tegasnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, tiga inovasi tersebut yaitu inovasi tata kelola pemerintah daerah yang sifatnya internal, inovasi pelayanan publik yang sifatnya eksternal, dan inovasi yang berkaitan dengan kewenangan daerah contoh yaitu kemiskinan.

“Maka dari 127 itu nanti akan dipetakan masuk pada inovasi yang mana. Sehingga kami berharap semua inovasi itu bermanfaat, dalam artian bisa dipakai dalam pembangunan daerah,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan
Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai
Monev BPP Lenteng Dinilai Kabur, Keberadaan Bantuan Handtraktor Surya Tani Kian Misterius
Korluh BPP Lenteng Hemat Bicara Soal Poktan Surya Tani, Transparansi Bantuan Handtraktor Kian Samar
Kades Meddelan Mengamuk, Ketua BUMDes Diancam Dilaporkan!
Geram, Anggota Poktan Surya Tani Adukan Dugaan Raib Handtraktor ke DKPP Sumenep

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:22 WIB

Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:00 WIB

Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:01 WIB

Monev BPP Lenteng Dinilai Kabur, Keberadaan Bantuan Handtraktor Surya Tani Kian Misterius

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:58 WIB

Korluh BPP Lenteng Hemat Bicara Soal Poktan Surya Tani, Transparansi Bantuan Handtraktor Kian Samar

Berita Terbaru