DPRD Sumenep Dorong Penutupan Tambang Galian C Ilegal, Masyarakat Harap Tak Hanya Sekedar Wacana

- Redaksi

Jumat, 11 April 2025 - 19:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

ILUSTRASI : Aktivitas tambang galian c ilegal (SandiGT - Seputar Jatim)

ILUSTRASI : Aktivitas tambang galian c ilegal (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Masyarakat Desa Kasengan, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyambut baik wacana Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi III tentang penutupan tambang galian c.

Diketahui, Komisi III DPRD Sumenep tengah mendorong penutupan tambang galian C ilegal yang masih beroperasi dengan berdampak kerusakan lingkungan dan dampak negatif terhadap infrastruktur jalan di sekitar.

“Saya mengapresiasi langkah Ketua Komisi III DPRD Sumenep, M. Muhri. Ia menilai tambang tak berizin itu sangat meresahkan dan menjadi penyebab kerusakan lingkungan di sekitarnya,” kata salah satu warga Desa Kasengan, berinisial IM. jumat (11/4/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Festival Ojhung Bakal Segera Digelar, Disbudporapar Sumenep Siapkan dengan Matang

Ia sangat mendukung dengan ambisi dan ketegasan kalangan legislatif itu. Karena tambang ini menjadi salah satu faktor kerusakan alam.

Lanjut IM menegaskan, pernyataan dari DPRD Sumenep menjadi angin segar bagi masyarakat, khususnya mereka yang tinggal berdekatan dengan lokasi tambang.

“Namun saya berharap rencana penutupan tersebut tidak hanya berhenti sebagai wacana,” tegasnya.

“Di sini kami juga minta bukti bahwa wakil rakyat itu memang benar-benar peduli kepada rakyatnya,” jelasnya.

Menurutnya, aktivitas tambang ilegal itu sudah berlangsung selama beberapa tahun tanpa ada penindakan tegas dari pihak berwenang. Dukungan dari DPRD dinilai dapat menjadi solusi untuk mengakhiri persoalan ini.

“Saya yakin jika hal ini dibantu oleh DPRD, insyaallah bakal nemu titik terang,” terangnya.

Sebelumnya, Anggota DPRD Sumenep, M. Muhri, secara tegas meminta aparat penegak hukum untuk segera menindak tambang galian C ilegal yang membahayakan masyarakat.

Salah satu perhatian utama adalah aktivitas truk pengangkut material tambang yang sering kelebihan muatan hingga membahayakan pengguna jalan lain.

“Kalau kelebihan muatan, polisi harus bertindak karena itu bagian dari pelanggaran lalu lintas. Pelanggaran lalu lintas sering kali menjadi pemicu kecelakaan,” ucapnya.

Ia menyatakan, bahwa berdasarkan hasil koordinasi DPRD dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, seluruh tambang galian C di Kabupaten Sumenep tidak memiliki izin resmi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas ESDM Jatim, dan hasilnya jelas semua tambang di Sumenep ilegal,” bebernya.

Baca Juga :  Bupati Resmi Serahkan Aset Tanah Seluas 101.727 M² untuk Bangun Pangkalan TNI AL Madura di Sumenep

Komisi III DPRD Sumenep berencana segera bertemu dengan pihak kepolisian untuk membahas langkah hukum yang perlu diambil.

Ia pun mendesak aparat bertindak tegas terhadap aktivitas tambang ilegal yang masih beroperasi di wilayah tersebut.

“Tambang ilegal harus ditutup. Kami minta penegak hukum segera bertindak,” tukasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut
Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep
Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?
Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri
Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:34 WIB

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut

Rabu, 9 September 2026 - 11:20 WIB

Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB