DKPP Sumenep Perluas Jalur Distribusi Buah Melon ke Pasar Swalayan Skala Nasional

- Redaksi

Selasa, 6 Mei 2025 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEMETIK: Budidaya melon hidroponik di Desa Karang Budi, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep saat dipanen (SandiGT - Seputar Jatim)

MEMETIK: Budidaya melon hidroponik di Desa Karang Budi, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep saat dipanen (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus berupaya memajukan sektor holtikultura dengan menggandeng jaringan distribusi modern untuk menghubungkan petani melon langsung ke rak-rak ritel besar.

Salah satu langkah strategis yang saat ini ditempuh adalah memperluas jalur distribusi hasil pertanian lokal, terutama komoditas buah melon, ke pasar swalayan berskala nasional.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid menyampaikan, bahwa pihaknya tengah intens menjalin komunikasi dengan sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan buah dan sayuran untuk jaringan ritel modern.

“Kerja sama ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi produk pertanian Sumenep agar lebih dikenal secara luas di luar daerah,” ujarnya. Selasa (6/5/2025).

Baca Juga :  Kunjungi Korban Ledakan Tabung Gas, Wabup Sumenep Bakal Renovasi Rumah yang Terbakar

Ia mengaku sedang mengembangkan potensi hortikultura yang sesuai dengan kondisi geografis dan karakter wilayah masing-masing.

“Untuk saat ini, fokus utama kami adalah pada pengembangan budidaya melon, karena permintaan terhadap buah ini cukup tinggi di pasaran,” bebernya.

Lanjut ia menegaskan, proses budidaya yang dilakukan tidak lagi mengandalkan metode konvensional semata. DKPP telah memanfaatkan keberadaan rumah kaca yang tersebar di sejumlah kecamatan

Teknologi ini tidak hanya meningkatkan mutu hasil pertanian, tetapi juga menjadi nilai tambah yang menarik minat mitra distribusi yang mensyaratkan standar produk tertentu.

“Kami ingin produk-produk pertanian asal Sumenep tidak hanya berjaya di tingkat lokal, tapi juga mampu bersaing secara nasional,” tegasnya

Ke depan, program ini tidak hanya akan difokuskan pada melon. DKPP Sumenep merancang pengembangan berbagai jenis tanaman hortikultura lainnya, termasuk beragam buah dan sayur, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terbaru