DKUPP Sumenep Bakal Lakukan Revitalisasi 12 Kios Baru di Pasar Anom

- Redaksi

Sabtu, 10 Mei 2025 - 13:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

CERAH: Suasana Gedung pasar Anom di Sumenep (SandiGT - Seputar Jatim)

CERAH: Suasana Gedung pasar Anom di Sumenep (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Proyek pembangunan revitalisasi 12 kios baru di Pasar Anom Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dipastikan tetap berjalan sesuai rencana.

Diketahui, saat ini proyek tersebut masih berada dalam tahap perencanaan dan persiapan teknis.

Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Sumenep, Idham Halil menjelaskan, pihaknya saat ini sudah melakukan perencanaan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pagu anggaran untuk pembangunan kios baru ini sekitar Rp. 800 juta lebih, dikurangi dari yang sebelumnya sebanyak Rp. 1,1 miliar,” katanya, Sabtu (10/5/2025).

Baca Juga :  Desak Disdik Segera Ambil Tindakan, DPRD Sumenep Bakal Panggil Seluruh Pengelola Lembaga PKBM Putra Bangsa

Lanjut ia menegaskan, bahwa saat ini sudah melakukan perencanaan dan persiapan teknis.

“Nantinya juga kami akan menyiapkan tendernya. Karena program ini anggarannya lebih dari Rp. 400 juta,” tegasnya.

Untuk pelaksanaannya, akan dilakukan sekitar bulan Juli 2025 mendatang, dan akan dilaksanakan oleh pihak ketiga.

Bahkan, DKUPP akan terus mengawasi proses pelaksanannya hingga selesai.

Untuk jumlah los yang dibangun, kata dia, akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada. Sedangkan luas bangunan juga akan disesuaikan dengan ketersediaan lahan.

“Bisa jadi 12 kios atau lebih, bisa juga kurang, tergantung kemampuan anggaran. Luasnya antara 3×3 atau 3×4 sesuai luas lahan, dan akan kami samakan ukurannya,” ucapnya.

“Sistemnya adalah retribusi sebesar Rp. 5.000 per meter yang dibayarkan setiap bulan oleh pedagang. Karena dalam peraturannya belum ada sistem sewa,” tukasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan
Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?
Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan
Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan
Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan
Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:54 WIB

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:02 WIB

Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:40 WIB

Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:08 WIB

Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:35 WIB

Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan

Berita Terbaru