Bapenda Sumenep Gelar HLM, Mantapkan Digitalisasi Keuangan

- Redaksi

Kamis, 19 Juni 2025 - 18:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

SWAFOTO: Kepala Bapenda Sumenep, Faruk Hanafi, (kiri) saat foto bersama bupati Sumenep (tiga dari kanan) usai acara High Level Meeting di pendopo agung kraton Sumenep (SandiGT - Seputar Jatim)

SWAFOTO: Kepala Bapenda Sumenep, Faruk Hanafi, (kiri) saat foto bersama bupati Sumenep (tiga dari kanan) usai acara High Level Meeting di pendopo agung kraton Sumenep (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, seputar Jatim – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep Madura, Jawa Timur, menginisiasi High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Pendopo Agung Kraton setempat.

Hal tersebut merupakan sebuah forum strategis yang menandai semakin matangnya kesiapan daerah dalam menjemput era digital.

Lebih dari sekadar rapat koordinasi, forum ini menjadi medan konsolidasi berbagai pihak, mulai dari Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Bank Indonesia Kantor Perwakilan Surabaya, hingga pelaku UMKM yang bersama-sama ingin memastikan bahwa digitalisasi bukan hanya berkembang di pusat kota, tetapi juga tumbuh di daerah pesisir dan kepulauan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bapenda Sumenep, Faruk Hanafi menyampaikan, bahwa transformasi digital yang sedang dijalankan tidak lagi bersifat elitis dan terbatas, pihaknya tidak bicara konsep tetapi bicara bukti.

“Indeks ETPD (Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah) terus menanjak signifikan, 88 persen di 2022, 92 persen di 2023, dan kini 97 persen di 2024. Itu artinya, nyaris seluruh transaksi keuangan daerah sudah berbasis digital, ini bukan hal kecil,” ujarnya. Kamis (19/6/2025).

Baca Juga :  PAMDAS Jadi Pilihan Unik pada Malam Penutupan PSM 9 Sanggar Lentera STKIP PGRI Sumenep

Menurutnya, transformasi ini bukan pekerjaan satu dinas, tetapi hasil kolaborasi lintas sektor dan dukungan Bank Indonesia. Beberapa langkah konkret yang sudah berjalan:

“Penerapan e-PBB dan e-SPPT hingga ke desa, memastikan bahwa informasi pajak kini lebih mudah diakses tanpa menunggu berkas fisik,” jelasnya.

Lanjut ia menegaskan, QRIS kini jadi alat pembayaran utama di banyak lini, mulai dari warung kecil hingga rumah sakit.

“Kanal pembayaran terus diperluas, menggandeng Bank Jatim, PT Pos, hingga dompet digital seperti Tokopedia dan OVO, agar warga bisa membayar pajak dari mana saja,” tegasnya.

Namun yang lebih menarik, lanjut dia, pendekatan digitalisasi di Sumenep tidak hanya berorientasi pada teknologi, tapi pada rasa keadilan. Pulau-pulau di Sumenep tidak boleh hanya jadi penonton. Mereka harus juga dilayani secara digital. Itu komitmen kita.

Langkah berikutnya, pihaknya mengatakan, adalah menyusun kerangka hukum berbasis daring untuk perpajakan daerah, sekaligus mengintegrasikan program digitalisasi dalam rencana pembangunan jangka menengah.

“Digitalisasi harus punya fondasi hukum. Harus jadi bagian dari perencanaan daerah, bukan tambahan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Achmad Fauzi dalam sambutannya menyambut baik langkah-langkah progresif tersebut.

Ia menyebutkan, bahwa transformasi digital adalah jalan satu-satunya untuk mewujudkan pelayanan publik yang adil dan efisien di tengah tantangan geografis Sumenep.

“Di era ini, pelayanan lambat dan tidak transparan bukan lagi karena keterbatasan teknologi, tapi karena kurangnya kemauan. Kita harus mengubah itu,” bebernya.

Baca Juga :  254 Atlet Siap Berlaga di Pekan Porprov Jatim 2025, Ini Harapan Bupati Sumenep

Dengan semangat yang dibangun dalam HLM TP2DD ini, ia menekankan bahwa digitalisasi bukan slogan, melainkan jalan menuju pemerintahan yang lebih adaptif dan inklusif.

“Di balik layar aplikasi dan sistem daring, ada semangat perubahan agar masyarakat dari kota hingga pulau paling jauh bisa menikmati layanan yang lebih cepat, tepat, dan merata,” pungkasnya. (Sand)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar
Disperkimhub Sumenep Terapkan Tarif Parkir Nonberlangganan bagi Kendaraan Pelat Luar
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Berita Terbaru