Usut Dugaan Pembiaran Praktik Pabrik Rokok Ilegal, Ormas dan LSM Lintas Kabupaten Bakal Geruduk Kantor Bea Cukai Madura

- Redaksi

Selasa, 12 Agustus 2025 - 11:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

SEMANGAT: Ormas dan LSM Lintas Madura yang bakal geruduk Kantor Bea Cukai Madura (Doc. Seputar Jatim)

SEMANGAT: Ormas dan LSM Lintas Madura yang bakal geruduk Kantor Bea Cukai Madura (Doc. Seputar Jatim)

PAMEKASAN, Seputar Jatim – Sebanyak 11 Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lintas kabupaten di Madura, Jawa Timur, akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di Kota Pamekasan, pada Rabu (13/8/2025) besok.

Gerakan ini digadang menjadi salah satu aksi terbesar di Pulau Garam tahun ini, mengusung isu penegakan hukum di sektor cukai.

Titik kumpul massa dipusatkan di Taman Arek Lancor. Sebelum bergerak menuju Kantor Bea Cukai Madura. Dari keterangan yang diterima media ini, jumlah peserta diperkirakan mencapai kurang 1.000 orang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivis Bidik Kabupaten Sumenep yang juga menjadi salah satu koordinator lapangan, Sufriadi membenarkan, bahwa aksi ini melibatkan pimpinan ormas dan LSM se-Madura.

Baca Juga :  Pasien Ini Puas dengan Pelayanan yang Diberikan, Direktur RSUDMA Sumenep: Kami akan Terus Melayani dengan Hati

“Ya, besok kita, saya bersama ketua ormas atau LSM se-Madura, tanggal 13 hari Rabu ya, kita akan melakukan aksi besar-besaran dari berbagai elemen lembaga swadaya masyarakat se-Madura. Surat pemberitahuan untuk aksi itu sudah diterima oleh Polres Pamekasan,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).

Ia menegaskan, lokasi aksi akan dipusatkan di depan Kantor Bea Cukai Madura yang berada di dekat Kantor Bakorwil Pamekasan, sebelah utara Arek Lancor.

“Yang tergabung di situ ada 11 elemen aktivis dari berbagai kabupaten. Kebetulan kami di Sumenep dipercaya sebagai orator sekaligus koordinator aksi,” imbuhnya.

Menurut Sufriadi, aksi ini merupakan bentuk perlawanan terhadap dugaan pembiaran praktik pabrik rokok ilegal yang merugikan pengusaha rokok resmi dan masyarakat.

“Tuntutan kami jelas. Pertama, tegakkan peraturan sesuai undang-undang yang berlaku. Kedua, hentikan praktik oknum-oknum Bea Cukai yang meloloskan pembelian pita cukai oleh pihak yang bahkan tidak memiliki pabrik rokok. Itu melanggar aturan,” tegasnya.

Lanjut ia menambahkan, bahwa peredaran rokok ilegal di Pulau Madura terkesan dibiarkan.

“Ketika ada pengiriman, itu mulus di jalan. Tapi di bawah justru disikat, dimainkan. Akhirnya pengusaha rokok resmi yang niatnya berusaha malah dirugikan,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti kasus di Camplong, Sampang, di mana sebuah pabrik rokok ilegal sudah disegel namun tidak ada tindakan penyitaan.

“Kalau sudah terbukti ilegal, jangan cuma disegel, tapi sita sekalian. Kalau tidak tegas, ya akan terus terulang,” pungkasnya.

Aksi ini diperkirakan akan menjadi barometer tekanan publik terhadap penegakan hukum di sektor cukai, sekaligus menguji komitmen aparat dalam memberantas rokok ilegal di Madura.

Baca Juga :  Puluhan ASN Ikut LDA HUT RI Ke 80, Bupati Sumenep: Demi Menciptakan Lingkungan Kerja yang Penuh Semangat

Untuk diketahui, 11 Ormas yang akan turun ke jalan antara lain, Forum Masyarakat Peduli (FMSP), Front Pejuang Keadilan (FPK), Gerakan Mahasiswa Peduli Sumenep (GMPS), Gerakan Anti Rokok Ilegal (GARI), Aliansi Masyarakat Sumenep Peduli (AMSP), Aliansi Masyarakat Sumenep Bersatu (AMSB), Masyarakat Peduli Percepatan Pembangunan Sumenep (MP3S), Gibran Center DPD Sumenep, Masyarakat Tani Pamekasan, Himpunan Karyawan Pengrajin Tembakau Sampang, dan Persatuan Buruh dan Ketenagakerjaan Bangkalan.

Sementara untuk koordinator umum aksi tercatat atas nama Imam Syafi’ie, dengan penanggung jawab Didik Haryanto. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep

Berita Terbaru