Pimpin Upacara HUT RI Ke 80, Bupati Sumenep Butuh Partisipasi Masyarakat Demi Ciptakan Pembangunan Lebih Baik

- Redaksi

Senin, 18 Agustus 2025 - 06:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HORMAT: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat memimpin Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih, di Halaman Kantor Bupati (Doc. Seputar Jatim)

HORMAT: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat memimpin Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih, di Halaman Kantor Bupati (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025, sebagai energi bersama untuk membangun daerah dengan semangat gotong royong dan kontribusi nyata.

“Pengisian kemerdekaan hari ini bukan lagi perjuangan melawan penjajah, melainkan kerja nyata dan kebersamaan demi terwujudnya Sumenep yang maju dan sejahtera,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat memimpin Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih, di Halaman Kantor Bupati, Minggu (17/8/2025).

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Kenalkan Tradisi Baru Saat Upacara Kemerdekaan HUT RI Ke 80

Menurutnya, pembangunan tidak bisa hanya ditopang pemerintah. Partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan. “Semua harus terlibat. Kebersamaan adalah kekuatan utama kita,” tuturnya.

Ia pun juga meminta masyarakat untuk terus meneladani semangat para pahlawan yang rela berkorban demi bangsa.

Nilai perjuangan itu, lanjut dia, harus diwujudkan melalui karya, inovasi, dan sinergi dalam berbagai sektor pembangunan.

Maka dengan mengedepankan semangat gotong royong, Bupati Kota Keris ini optimistis Sumenep akan mampu mempertahankan identitas sejarah sekaligus bersaing di era modern.

“Kami yakin, partisipasi masyarakat bersama pemerintah akan melahirkan pembangunan yang lebih baik, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” bebernya.

Lebih lanjut ia menambahkan, bahwa kemerdekaan bukanlah garis akhir, melainkan tanggung jawab bersama untuk melanjutkan cita-cita para pahlawan.

“Makna kemerdekaan harus dimaknai sebagai amanah kolektif untuk menata masa depan yang lebih sejahtera,” tutupnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MBG Tak Aman, Siswa Terancam, Kepala SPPG Saronggi Bungkam
Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG
MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor
Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik Lima Komisioner KI Sumenep Periode 2025–2029
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:20 WIB

MBG Tak Aman, Siswa Terancam, Kepala SPPG Saronggi Bungkam

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:12 WIB

MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:00 WIB

Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap

Berita Terbaru

ILUSTRASI : Kepala SPPG Saronggi memilih bungkam saat ada MBG  yang bau (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Tak Aman, Siswa Terancam, Kepala SPPG Saronggi Bungkam

Selasa, 27 Jan 2026 - 22:20 WIB