Bakesbangpol Sumenep Minta Masyarakat Lapor Bila Ada Karnaval Agustusan yang Tak Patuh Aturan

- Redaksi

Selasa, 26 Agustus 2025 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASYIK: Aksi Karnaval Agustusan di Sumenep, yang diduga tidak patuh aturan (SC: Video Viral)

ASYIK: Aksi Karnaval Agustusan di Sumenep, yang diduga tidak patuh aturan (SC: Video Viral)

SUMENEP, Seputar Jatim – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, bakal tindak tegas para oknum camat yang tidak patuh aturan terkait himbauan pelaksanaan kegiatan karnaval Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) Ke – 80.

Ia pun meminta melaporkan bila ada temuan di lapangan yang melangkahi edaran yang sudah di buat oleh pemerintah setempat.

“Silahkan saja laporkan beserta bukti, nanti saya sampaikan ke bapak bupati,” ucap tegas, Kepala Bakesbangpol Sumenep, Achmad Dzulkarnain, Selasa (26/8/2025).

Baca Juga :  Joget Sound Horeg di Lingkungan Pesantren Besar, Tokoh Ulama Madura Desak Camat Pragaan Mundur dari Jabatannya

Sementara untuk kebijakan pemerintah Kabupaten Sumenep ada di Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

“Sampaikan surat laporan tersebut secara tertulis dengan bukti, itu Bupati yang akan menyikapinya. Karena sanksi dan kebijakan ada di Pak Bupati,” pungkasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, baru-baru ini pelaksanaan Karnaval Agustusan di Kecamatan Pragaan, banyak menimbulkan polemik di kalangan masyarakat.

Karena dalam pelaksanaan karnaval tersebut terlihat aksi joget sejumlah perempuan yang mempertontonkan goyangan pinggul dengan mengikuti alunan lagu Sound Horeg, yang dinilai menyalahi nilai-nilai agama, moral dan budaya di Kota Keris.

Bahkan, aksi tersebut sampai viral di media sosial yang membuat sejumlah tokoh masyarakat dan ulama angkat bicara. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan
Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai
Monev BPP Lenteng Dinilai Kabur, Keberadaan Bantuan Handtraktor Surya Tani Kian Misterius
Korluh BPP Lenteng Hemat Bicara Soal Poktan Surya Tani, Transparansi Bantuan Handtraktor Kian Samar
Kades Meddelan Mengamuk, Ketua BUMDes Diancam Dilaporkan!
Geram, Anggota Poktan Surya Tani Adukan Dugaan Raib Handtraktor ke DKPP Sumenep

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:22 WIB

Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:30 WIB

Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:00 WIB

Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:01 WIB

Monev BPP Lenteng Dinilai Kabur, Keberadaan Bantuan Handtraktor Surya Tani Kian Misterius

Berita Terbaru