Dugaan Korupsi Logistik Pemilu 2024 KPU Sumenep Jadi Tanda Tanya, Kejari Tak Berani Umumkan Tersangka

- Redaksi

Jumat, 19 September 2025 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SANTAI: Para pekerja saat merapikan logistik di KPU Sumenep (Foto Istimewa)

SANTAI: Para pekerja saat merapikan logistik di KPU Sumenep (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dugaan kasus korupsi pengadaan logistik Pemilu 2024 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus menimbulkan tanda tanya besar.

Meski sudah berbulan-bulan naik ke tahap penyidikan, namun Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, belum juga menetapkan tersangka.

Publik pun mulai mempertanyakan arah penanganan kasus yang menyeret anggaran hingga Rp1,2 miliar tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Sumenep, Moch. Indra Subrata, mengaku bahwa pihaknya masih bergantung pada hasil audit kerugian negara sebelum melangkah lebih jauh.

“Kami masih pemeriksaan saksi-saksi. Untuk penetapan tersangka, menunggu hasil audit kerugian negara. Belum keluar sampai sekarang,” katanya, Jumat (19/9/2025).

Setelah melakukan penggeledahan besar-besaran di kantor KPU Sumenep, gudang logistik. Jaksa menyita sejumlah dokumen penting, mulai kontrak pengadaan, berita acara serah terima, hingga bukti pembayaran.

Baca Juga :  Disbudporapar Sumenep Minta Pemdes Segera Bentuk Pokdarwis Pantai Galung 

Lanjut ia menjelaskan, bahwa penyalahgunaan anggaran senilai Rp1,2 miliar menjadi fokus penyidik.

Menurut sumber internal, indikasi adanya mark up dan manipulasi dokumen cukup kuat. Namun tanpa audit resmi, Kejari belum berani mengumumkan nama calon tersangka.

Padahal, sejumlah pejabat KPU Sumenep dan pihak rekanan sudah dimintai keterangan.

“Sudah ada beberapa yang diperiksa, termasuk dari internal KPU,” ucapnya.

Baca Juga :  Dibangun dari Teknologi Ramah Lingkungan, Pantai Galung Jadi Destinasi Wisata Baru di Sumenep

Dengan lambatnya langkah Kejari memicu tanda tanya di tengah masyarakat. Kasus ini dianggap krusial karena menyangkut lembaga yang seharusnya berdiri di atas integritas dan kejujuran demokrasi. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan
Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?
Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan
Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan
Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan
Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura
Nasib 5.224 PPPK Paruh Waktu Jadi Prioritas, Pemkab Sumenep Siapkan Langkah Strategis
Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:40 WIB

Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:08 WIB

Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:35 WIB

Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:22 WIB

Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:41 WIB

Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan

Berita Terbaru

Surat kepada SPPG di Sumenep yang disetop BGN (Doc.Seputar Jatim)

Peristiwa

Puluhan SPPG di Sumenep Disetop BGN, Tersandung Masalah IPAL

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:33 WIB