Selain Siapkan Ruang Isolasi Khusus Campak, Dirut RSUD Moh Anwar Sumenep Ingatkan Masyarakat Peduli Imunisasi

- Redaksi

Sabtu, 20 September 2025 - 11:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

PAKAI BATIK: Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Erliyati, saat ditemui di ruang kerjanya (Doc. Seputar Jatim)

PAKAI BATIK: Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Erliyati, saat ditemui di ruang kerjanya (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moh. Anwar, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengambil langkah cepat dengan menyiapkan ruang isolasi khusus bagi pasien campak.

Hal ini dilakukan lantaran kasus campak di Kota Keris dalam beberapa pekan terakhir mengalami kenaikan.

Diketahui, kebijakan ini bukan sekadar reaksi darurat, melainkan strategi antisipatif menghadapi ancaman penyebaran penyakit menular.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau pasien campak tetap digabung dengan pasien umum, risikonya sangat besar,” ujar Direktur RSUD dr. Moh. Anwar, dr. Erliyati, Sabtu (20/9/2025).

Baca Juga :  Tak Tinggal Diam, Dinsos P3A Sumenep Turun ke Pelosok Desa Demi Dapat Puluhan Calon Siswa Sekolah Rakyat 

“Karena itu kami siapkan ruang isolasi khusus dengan pengawasan intensif. Ini bukan hanya melindungi pasien, tapi juga tenaga medis dan masyarakat,” sambungnya.

Sebagian besar pasien campak yang dirawat datang dalam kondisi cukup berat. Tidak sedikit di antaranya mengalami komplikasi serius, mulai dari broncho-pneumonia, dehidrasi, hingga kejang neurotik.

“Campak bukan penyakit ringan. Bila terlambat ditangani, bisa menimbulkan komplikasi berbahaya. Karena itu isolasi menjadi keharusan, agar pasien bisa mendapat perawatan lebih fokus dan optimal,” bebernya.

Selain menyiapkan ruang isolasi, kata dia, RSUD juga memperkuat kesiapan tenaga medis serta sarana pendukung.

“Kami pastikan ketersediaan obat, alat monitoring, hingga tim medis yang siaga penuh. Pasien harus merasa aman dan tertangani dengan baik,” ucapnya.

Namun, ia menekankan, bahwa upaya terbaik tetap pencegahan melalui imunisasi dasar.

Menurutnya, dari catatan RSUD, mayoritas pasien campak yang dirawat adalah balita yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.

“Kalau imunisasi dijalankan sesuai jadwal, sebagian besar kasus bisa dicegah. Sayangnya, masih banyak orang tua yang abai atau menunda imunisasi anaknya. Ini yang membuat kasus semakin banyak,” jelasnya.

Ia pun berharap meningkatnya kasus campak dapat menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih peduli pada imunisasi.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Logistik Pemilu 2024 KPU Sumenep Jadi Tanda Tanya, Kejari Tak Berani Umumkan Tersangka

“Kami di rumah sakit bisa merawat, tapi pencegahan tetap dimulai dari rumah. Jangan tunggu anak sakit baru sadar pentingnya imunisasi. Lebih baik mencegah daripada mengobati,” pungkasnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trainer PTC Gelar Pelatihan BTCLS di Pamekasan, Cetak Perawat Profesional, Unggul dan Kompeten
Perkuat Kompetensi Perawat Madura, PTC dan JSC akan Gelar Pelatihan BTCLS di Pamekasan
Peringati Hari Jantung Sedunia 2026, SMF Kardiologi RSUD Smart Gandeng Klinik Utama Vitria Medika Ajak Warga Jaga Kesehatan Jantung
Kendala BPJS Tak Hambat Pelayanan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Pastikan Pasien Tetap Terlayani
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Resmi Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Berobat
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Ikuti Survei Akreditasi KARS, Targetkan Standar Pelayanan Kesehatan Nasional
Tak Hanya Lengkapi Fasilitas, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Fokus Cetak Tenaga Kesehatan Profesional
RSUD Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Trainer PTC Gelar Pelatihan BTCLS di Pamekasan, Cetak Perawat Profesional, Unggul dan Kompeten

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:13 WIB

Perkuat Kompetensi Perawat Madura, PTC dan JSC akan Gelar Pelatihan BTCLS di Pamekasan

Minggu, 27 September 2026 - 20:30 WIB

Peringati Hari Jantung Sedunia 2026, SMF Kardiologi RSUD Smart Gandeng Klinik Utama Vitria Medika Ajak Warga Jaga Kesehatan Jantung

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:49 WIB

Kendala BPJS Tak Hambat Pelayanan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Pastikan Pasien Tetap Terlayani

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:04 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Resmi Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Berobat

Berita Terbaru