Festival Literasi 2025 Sukses Digelar, Merawat Tradisi dan Menggali Inspirasi di Tengah Arus Digitalisasi

- Redaksi

Senin, 22 September 2025 - 12:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

TERSENYUM: Kepala Dispusip Sumenep, Rudi Yuyianto (kiri) dengan Bupati Sumenep Ahmad Fauzi Wongsojudo (kanan) saat berada di acara Festival Literasi 2025 (SandiGT - Seputar Jatim) 

TERSENYUM: Kepala Dispusip Sumenep, Rudi Yuyianto (kiri) dengan Bupati Sumenep Ahmad Fauzi Wongsojudo (kanan) saat berada di acara Festival Literasi 2025 (SandiGT - Seputar Jatim) 

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sukses menggelar Festival Literasi 2025.

Acara yang berlangsung di gedung UNIBA Madura ini mengusung tema “Merawat Tradisi, Menggali Inspirasi Lewat Literasi” dan akan berlangsung selama enam hari ke depan dengan ragam agenda edukatif dan kreatif.

Kepala Dispusip Sumenep, Rudi Yuyianto mengungkapkan, lebih dari dua ribu judul buku disiapkan untuk masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koleksi tersebut diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam menghidupkan kembali budaya membaca di tengah derasnya penetrasi gawai dan dunia digital.

Baca Juga :  Fraksi PKB DPRD Sumenep Siap Suarakan Kepentingan Rakyat

“Tujuan kegiatan ini untuk menumbuhkan minat baca dan daya literasi masyarakat, sekaligus memberi ruang inspiratif dan kreatif dari berbagai kalangan sebagai pilar pendidikan dan peradaban,” ujarnya, Senin (22/9/2025).

Festival ini dibuka dengan bedah buku yang diikuti sekitar 150 peserta. Selanjutnya, rangkaian acara meliputi talk show literasi, lomba mewarnai tingkat taman kanak-kanak, hingga bazar buku di hari terakhir.

Semua kegiatan tersebut, kata Rudi, dirancang untuk menumbuhkan semangat membaca di kalangan Generasi Z yang kini akrab dengan dunia digital.

“Membaca lewat buku dan membaca di handphone hasilnya berbeda. Buku menghadirkan pengalaman yang lebih mendalam, sedangkan gawai cenderung cepat menguap. Karena itu, marwah buku harus terus dijaga,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo menekankan, bahwa membaca bukan sekadar aktivitas, melainkan perintah mendasar yang akan membuka cakrawala kehidupan.

“Membaca itu perintah utama, iqra’ (bacalah). Dengan membaca, kita menemukan sesuatu yang baru, menenangkan, dan memperluas dunia kita. Tanpa membaca, seseorang tidak akan bisa menjadi pribadi yang tenang,” bebernya.

Lanjut ia menambahkan, ilmu pengetahuan memang bisa didapatkan di mana saja, tetapi membaca buku akan lebih mengasah ketajaman berpikir.

Baca Juga :  ASN dan Non-ASN Sumenep Peringati Maulid Nabi Muhammad Demi Perkuat Spirit Religius dan Integritas

“Saya ingin anak-anak di Sumenep lahir dari dunia pendidikan. Karena itu, festival literasi semacam ini tidak boleh berhenti. Bahkan ke depan harus lebih dikembangkan agar bisa menghadirkan ribuan buku baru dalam mendorong dunia literasi kita,” imbuhnya.

Menurutnya, Festival Literasi 2025 ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menjaga tradisi membaca sekaligus menjawab tantangan digitalisasi.

“Lebih dari sekadar perayaan buku, acara ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk merajut tradisi, menggali inspirasi, dan menyiapkan generasi masa depan yang cerdas serta berkarakter,” tukasnya.(Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut
Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep
Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?
Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri
Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:34 WIB

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut

Rabu, 9 September 2026 - 11:20 WIB

Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB