Hari Kesaktian Pancasila 2025, Kepala Bakesbangpol Ingatkan Generasi Muda Tak Terjebak Seremonial

- Redaksi

Rabu, 1 Oktober 2025 - 13:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

TEGAS: Kepala Bakesbangpol Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, saat ditemui di kantornya (SandiGT - Seputar Jatim) 

TEGAS: Kepala Bakesbangpol Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, saat ditemui di kantornya (SandiGT - Seputar Jatim) 

SUMENEP, Seputar Jatim – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyampaikan tentang nilai Pancasila tidak boleh berhenti di podium upacara dalam momentum Hari Kesaktian Pancasila 2025.

“Kesaktian Pancasila bukan terletak pada upacaranya, melainkan pada bagaimana kita menjadikannya kompas hidup di tengah derasnya arus globalisasi dan banjir informasi digital,” ujarnya, Rabu (1/10/25).

Menurutnya, Hari Kesaktian Pancasila selalu menjadi ruang evaluasi. Di tengah fenomena polarisasi politik, radikalisme terselubung, hingga maraknya ujaran kebencian di media sosial, Pancasila hadir sebagai perekat yang menuntut pembuktian nyata.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan biarkan Pancasila dipahami sebagai slogan kosong. Kita harus menularkannya ke generasi muda dalam bentuk tindakan, toleransi, kepedulian sosial, dan literasi digital.” bebernya.

Baca Juga :  Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,0 Guncang Sumenep, Rumah Warga di Sapudi Runtuh

Lanjut ia mengingatkan, bahwa ujian kesaktian Pancasila hari ini berbeda dengan 1965. Jika dulu ancamannya kudeta bersenjata, kini tantangannya ada pada disrupsi moral dan disinformasi yang menggerus kepercayaan masyarakat.

“Generasi muda jangan hanya menghafal Pancasila, tapi menghidupinya. Di media sosial, di ruang kelas, di jalanan, bahkan dalam cara mereka bergaul,” tuturnya.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025, lanjut dia, menjadi alarm kebangsaan, bahwa ideologi negara ini bukan sekadar warisan sejarah, melainkan energi hidup yang harus dihidupkan ulang setiap hari.

“Kesaktian Pancasila ditentukan oleh konsistensi kita, bukan oleh seremoni tahunan.” tukasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Berita Terbaru