DLH Sumenep Ubah Gunungan Sampah Jadi Energi, 24,1 Ton RDF Dikirim ke PT SBI

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025 - 14:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

MANTAP: Plt Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf (kiri) bersama Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim (tengah) dan Direktur Operasional PT Solusi Bangun Indonesia, Edi Sarwono (kanan) saat foto bersama usai penandatanganan kontrak kerja sama (SandiGT - Seputar Jatim)

MANTAP: Plt Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf (kiri) bersama Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim (tengah) dan Direktur Operasional PT Solusi Bangun Indonesia, Edi Sarwono (kanan) saat foto bersama usai penandatanganan kontrak kerja sama (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi menandatangani kontrak kerja sama sekaligus melepas pengiriman perdana 24,1 ton Refuse Derived Fuel (RDF) ke PT Solusi Bangun Indonesia (SBI).

Seremoni pelepasan tersebut berlangsung di Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sumenep, Jumat (7/11/2025), dihadiri Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim, perwakilan DLH Provinsi Jawa Timur, serta Komisi III DPRD Sumenep.

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam membangun tata kelola sampah berkelanjutan dan memperkenalkan energi alternatif ramah lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plt Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menyampaikan bahwa pengolahan sampah menjadi RDF merupakan bentuk inovasi daerah dalam mendukung terciptanya ekonomi hijau.

“Permasalahan sampah menyangkut hajat hidup masyarakat secara luas. Karena itu, kami terus berupaya menghadirkan solusi berkelanjutan. Kerja sama ini merupakan salah satu langkah nyata,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).

Baca Juga :  UMKM Jadi Penopang Utama Ekonomi Sumenep, Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja Lokal

RDF sendiri adalah bahan bakar alternatif yang dihasilkan dari pengolahan sampah organik dan nonorganik. Energi ini dapat menggantikan bahan bakar fosil di berbagai industri, khususnya industri semen.

“Melalui kontrak ini, tumpukan sampah di TPA tidak hanya berkurang, tetapi juga memiliki nilai tambah sebagai sumber energi. Ini mengubah sampah dari persoalan menjadi peluang,” tegasnya.

Kerja sama antara DLH Sumenep dan PT SBI mencakup pengolahan berkelanjutan serta penyerapan RDF secara rutin untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar industri semen.

Lanjut Anwar menambahkan, proyek ini juga mengusung konsep ekonomi sirkular, yakni mengubah material tak terpakai menjadi komoditas bernilai ekonomi.

“Ini bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta mampu menghadirkan solusi konkret. Kami berharap langkah ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT Solusi Bangun Indonesia, Edi Sarwono, mengapresiasi upaya Pemkab Sumenep dalam membangun fasilitas RDF yang inovatif dan berdampak positif bagi lingkungan.

“Dulu sampah identik dengan kotor dan tidak bernilai. Hari ini, sampah membuktikan bahwa ia memiliki manfaat besar. RDF menjadi sumber energi alternatif yang nyata,” imbuhnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Apel, ASN Sumenep Diajak Biasakan Hidup Sehat, Sekda: Jangan Hanya Disiplin Bekerja!
Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027
Turnamen Voli Pantai 2026 Resmi Dibuka, Bupati Sumenep Dorong Prestasi Atlet dan Dongkrak Wisata Slopeng
Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam
Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Lestarikan Budaya pada Momentum Hari Jadi Sumenep ke 757
Jelang Hari Jadi ke 757, Sumenep Kenang Jasa Raja-Raja dan Tokoh Besar Madura
Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:10 WIB

Usai Apel, ASN Sumenep Diajak Biasakan Hidup Sehat, Sekda: Jangan Hanya Disiplin Bekerja!

Senin, 2 November 2026 - 13:01 WIB

Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027

Minggu, 1 November 2026 - 12:49 WIB

Turnamen Voli Pantai 2026 Resmi Dibuka, Bupati Sumenep Dorong Prestasi Atlet dan Dongkrak Wisata Slopeng

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:18 WIB

Jelang Hari Jadi ke 757, Sumenep Kenang Jasa Raja-Raja dan Tokoh Besar Madura

Berita Terbaru