LAM-PTKes Lakukan Assessment, Prodi Gizi UNT Sampang Siap Jadi Pusat Pendidikan Gizi Terdepan di Madura

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 23:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

FOKUS: Jajaran Dosen Universitas Nazhatut Thullab (UNT) Sampang, Madura, Jawa Timur, saat menjalani Assessment Lapangan dari LAM-PTKes (Doc. Seputar Jatim)

FOKUS: Jajaran Dosen Universitas Nazhatut Thullab (UNT) Sampang, Madura, Jawa Timur, saat menjalani Assessment Lapangan dari LAM-PTKes (Doc. Seputar Jatim)

SAMPANG, Seputar Jatim – Program Studi S1 Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nazhatut Thullab (UNT) Sampang, Madura, Jawa Timur, menjalani Assessment Lapangan dari LAM-PTKes selama empat hari, mulai 19 – 22 November 2025.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat mutu pendidikan, terlebih Prodi S1 Gizi UNT merupakan satu-satunya program studi gizi di Madura.

Assessment tersebut bertujuan memastikan standar akademik, kualitas layanan pembelajaran, serta relevansi kompetensi lulusan sesuai kebutuhan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sehingga hasil penilaian ini mampu menjadi pijakan strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan UNT.

Rektor UNT Sampang, Zairina menegaskan, bahwa assessment lapangan ini memiliki peran besar dalam pembenahan dan penguatan institusi.

Menurutnya, tantangan pembangunan daerah seperti rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan tingkat kesejahteraan masyarakat menjadi fokus utama kampus dalam menetapkan arah visi dan misi pendidikan.

“Kami berharap masukan dari asesor dapat menjadi pijakan bagi kami untuk terus berkembang bersama, karena kami tidak bisa bekerja sendiri,” ujar dalam sambutannya, Kamis (21/11/2025).

Baca Juga :  Tiga ASN Teladan Bapenda Sumenep Raih Satyalancana Karya Satya X Tahun

Prodi S1 Gizi UNT selama ini berupaya menyelaraskan pendidikan dengan kebutuhan lokal Madura.

Hal itu diwujudkan melalui pengembangan kurikulum, penguatan visi–misi, serta penyediaan fasilitas penunjang pembelajaran.

Bahkan, kata dia, prodi pernah melakukan studi banding ke Solo dan Yogyakarta untuk memperdalam strategi penjabaran visi dan misi pendidikan sesuai karakter daerah.

Sementara itu, Ketua Asesor LAM-PTKes, Adriyan Pramono, mengapresiasi keseriusan UNT dalam memajukan pendidikan kesehatan, khususnya di bidang gizi.

Ia menilai komitmen tersebut sejalan dengan sejarah panjang institusi yang berkembang dari Akper pada 2002, menjadi STIKes pada 2019, hingga resmi bertransformasi menjadi universitas pada 2022.

Hasil assessment ini diharapkan menjadi dorongan bagi Prodi S1 Gizi UNT untuk semakin memperkuat tata kelola, meningkatkan akreditasi, serta mencetak lulusan yang kompeten dan mampu menjawab persoalan gizi masyarakat di Madura. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Jago Statistik Center Dukung Mahasiswa UNT Sampang ke Forum Internasional
MATAMUDA 2026, RA Nurul Mannan Tanamkan Karakter Anak Lewat Belajar Aman dan Menyenangkan
Hari Pertama MPLS, Bupati Sumenep Turun Langsung Pastikan Tak Ada Perundungan di Sekolah
Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru
Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis, Pelatihan Karya Ilmiah Didorong Jadi Motor Literasi Pendidikan
Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan
Disdik Sumenep Perketat Pengelolaan BOSP 2026, Dorong PAUD Lebih Akuntabel dan Berdampak
Siswa SMP Binar Sumenep Raih Juara I Coding Speed Challenge FOSFAT 2026

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:18 WIB

PT Jago Statistik Center Dukung Mahasiswa UNT Sampang ke Forum Internasional

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:12 WIB

MATAMUDA 2026, RA Nurul Mannan Tanamkan Karakter Anak Lewat Belajar Aman dan Menyenangkan

Senin, 13 Juli 2026 - 09:53 WIB

Hari Pertama MPLS, Bupati Sumenep Turun Langsung Pastikan Tak Ada Perundungan di Sekolah

Senin, 29 Juni 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:57 WIB

Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis, Pelatihan Karya Ilmiah Didorong Jadi Motor Literasi Pendidikan

Berita Terbaru