Bangun Pasar Tradisional, Membangun Ekonomi Kerakyatan

- Redaksi

Sabtu, 21 September 2019 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Anom Kota Sumenep menjadi penggerak ekonomi masyarakat Kabupaten Sumenep. (dok/ Didik/ SJ foto)

Pasar Anom Kota Sumenep menjadi penggerak ekonomi masyarakat Kabupaten Sumenep. (dok/ Didik/ SJ foto)

SUMENEP, seputarjatim.com Pasar menjadi penggerak ekonomi masyarakat di berbagai daerah. Pasar juga menjadi pusat interaksi permintaan dan penawaran baik berupa barang dan jasa. Di Pulau Madura, khususnya di Sumenep, daya tarik terhadap pasar tradisional masih tinggi dibandingkan pasar modern.

Kondisi ini dipicu oleh persaingan harga yang terpaut jauh. Pasar tradisional memiliki harga lebih murah dibanding pasar modern. Akan tetapi, tumbuhnya pasar-pasar modern tak terhindarkan. Mereka yang memilih pasar modern beralasan, belanja di pasar modern lebih praktis, kondisi bangunan pasar yang tertata, tidak kotor dan becek.

Baca Juga :  Rawat Marwah Leluhur, Pemkab Gelar Haul Raja-Raja Sumenep

Tentu kedua tipe pasar baik tradisional dan modern ini mempunyai kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Untuk menciptakan sinkronisasi antara keduanya, perlu adanya campur tangan pemerintah daerah.

Pasar tradisional masih menjadi primadona masyarakat di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. (dok/ Didik/ SJ foto)

Kabupaten Sumenep kini tengah gencar melakukan revitalisasi pasar. Langkah ini sebagai upaya membangun perekonomian masyarakat, dan mempertahankan eksistensi pasar tradisional.

“Dalam setahun terakhir kita sudah lakukan revitalisasi pasar tradisional. Pemerintah daerah membangun ulang pasar-pasar yang bangunannya sudah kurang layak. Tujuannya agar perekonomian di Desa dan Kecamatan makin berkembang,” terang Achmad Fauzi, Wakil Bupati Sumenep saat diwawancara wartawan, Sabtu, 21/09/2019.

Baca Juga :  Pemdes Jambu Tuntaskan Realisasi BLT-DD Tahun 2022
Pemkab Sumenep melakukan revitalisasi pasar-pasar di sejumlah Kecamatan menjadi lebih representatif. (dok/ Didik/ SJ foto)

Implementasi kebijakan revitalisasi diarahkan untuk mengadopsi manajemen pasar modern. Dilihat dari citra pasar tradisional yang kumuh, diharapkan dengan revitalisasi ini pasar tradisional menjadi lebih representatif, lebih bersih, parkir pengunjung tertata, lokasi lapak penjual yang lebih tertata, dan nantinya akan memberikan dampak  tingkat kunjungan masyarakat.

Menurut Fauzi yang juga politisi PDI Perjuangan ini, pemerintah juga terus mengkaji pola zonasi pasar tradisional dan pasar modern. Pasar modern seperti minimarket dan supermarket, harus dibangun terpisah agar keberadaan pasar tradisional tetap terjaga.(far/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mudik Gratis 2026 Bareng Bupati Sumenep, Ratusan Perantau di Jakarta Pulang Kampung
Ramadan Penuh Berkah, Abd Aziz Salim Syabibi Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Puluhan Anak Yatim
UKM Sanggar Lentera UPI Sumenep Gelar Buka Puasa Bersama Lintas Generasi
ASN Sumenep Salurkan 3.322 Paket Zakat Fitrah Jelang Idul Fitri 1447 H
Kembali Beroperasi Usai Disuspend, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Diprotes: Tutup Saja Dapurnya
Ketua DPRD Sumenep Siap Sidak SPPG, Usut Laporan MBG Tak Layak dan Tanpa IPAL
Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Usai Disuspend, SPPG Pakamban Laok 2 Mendadak akan Distribusikan MBG Saat Sekolah Libur

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:09 WIB

Mudik Gratis 2026 Bareng Bupati Sumenep, Ratusan Perantau di Jakarta Pulang Kampung

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:23 WIB

Ramadan Penuh Berkah, Abd Aziz Salim Syabibi Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Puluhan Anak Yatim

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:42 WIB

UKM Sanggar Lentera UPI Sumenep Gelar Buka Puasa Bersama Lintas Generasi

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:00 WIB

ASN Sumenep Salurkan 3.322 Paket Zakat Fitrah Jelang Idul Fitri 1447 H

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:47 WIB

Kembali Beroperasi Usai Disuspend, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Diprotes: Tutup Saja Dapurnya

Berita Terbaru